fadlyfauzie's Blog

Archive for the ‘kampus’ Category

Satu ungkapan yang sangat tepat untuk saat ini adalah “Bersyukur”. Berterimakasih atas segala nikmat-karunia selama 4 tahun ini,sehingga suatu hal yang ditunggu-diharap yaitu kelulusan kuliah bisa dilalui. Orang tua dan keluarga senang begitu juga para guru (dosen) ikut senang.

Selama kurang lebih 5 bulan saya harus berjibaku dengan pengerjaan Tugas akhir (final project), sangat mengesankan sekali begitu banyak hikmah yang didapatkan. Pertama diawali dengan kebingungan mencari judul penelitian , mencari saran kesana kemari tidak membuat diriku yakin. Sampai akhirnya pada pengajian Milad UMY yg dihadiri Pak Jamil Azzaini saya sempat berbincang-bincang dengan Pak Agus S.Muntohar , tentang berbagai hal dari kondisi kampus, jurusan sampe tentang TA, saya terinspirasi dari beliau untuk menganalisis fondasi tiang dengan software , dengan kasus di tempat KP-ku dulu.

Dan kubulatkan tekad untuk mencoba menjadikan beliau menjadi dosen pembimbing saya, sehingga dimulailah email-emailan. Saya disarankan untuk mencari program Plaxis dan TA ttg Plaxis. Berbagai usaha kulakukan ngopy TA ke UII, download software, download jurnal. Setelah semua ada saya masih belum faham mau kemana arah penelitian saya, mau nyicil juga bingung karena belum tau tujuan akhir dari penelitian ini. Dengan segala susah -derita-senangnya menyelesaikan tugas akhir, ada beberapa hal yang menarik bagi saya,

Dosen Pembimbing

(1)Pembimbing saya lebih suka koreksi draft lewat online daripada diprint,
(2)Konsultasi online lewat jejaring sosial lebih disukai daripada email (padahal dalam benak saya email kayaknya lebih sopan daripada lewat jejaring sosial, unik ya?),
(3) Revisi laporan saling kirim file online,
(4)Diberi keleluasaan untuk belajar software PLAXIS di ruangannya (ditinggal pergi coba….)
(5) Saya dan temen saya Rizqi menjadi mahasiswanya yang pertama kali membuat TA geoteknik dengan Metode elemen hingga ,
(6)
Kalo ngoreksi , sangat detil sekali, sehingga setelah sidang yang namanya REVISI sangat sedikit sekali,
(7) Dari penelitian ini salah satu cita-cita saya tercapai yaitu menjadi mitra penelitian dengan dosen. Hasil penelitian saya dikombinasikan kajian beliau yang pada akhirnya menjadi sebuah makalah yang dipresentasikan pada Konferensi Nasional Teknik Sipil ke-7 (KoNTeks7) Solo 24 Oktober 2013. Alhamdulillah

Seminar dan Pendadaran

Untuk seminar alhamdulillah berjalan dengan lancar, hasil dari penelitian saya dipresentasikan dihadapan teman-teman teknik sipil UMY. Pada malam harinya saya sempat meriang, jadi ketika presentasi Sabtu, 6 Juli 2013 sedikit kurang fokus. Di akhir seminar dosen saya menjelaskan kepada audien akan pentingnya penguasaan software teknik sipil, bahkan beliau sangat mendukung bila ada mahasiswa yang melakukan penelitian menggunakan software. Saking perhatiannya, beliau mengusulkan ke pihak jurusan agar diberikan ruangan khusus mahasiswa yang mengerjakan tugas akhir menggunakan software, baik itu struktur, keairan, geoteknik dan pemodelan2 lainnya.

Untuk pendadaran, saya sempat sangat khawatir beberapa hari sebelum hari-H karena beberapa bab belum sempat dikoreksi tepatnya bab hasil-pembahasan dan kesimpulan. Sementara saya harus segera mengeprint draftnya untuk dikasihkan ke dosen penguji agar dibaca dahulu. Karena beberapa kendala akhirnya saya baru menyerahkan draft pada hari-H hihihi….malunya aku, tapi alhamdulillah dosen2nya memaklumi. Saat pendadaran terdiri dari 1 dosen pembimbing dan 2 dosen penguji, 1 dosen penguji betul2 menguji pendirian saya dengan pertanyaan yang sangat mendasar sekali, seiring berjalan waktu ujian yang terjadi malah mengalir menjadi semacam diskusi ,menarik menururtku. Yang awalnya sempat tegang seperti mau dibantai , eh ternyata cukup santai. Malah dosen penguji satunya lagi tidak memberi saya pertanyaan apa-apa :D. (tumben kok baik sekali pak dosen ini, hihi). Beliau cuma memberi masukan agar penamaan judulnya lebih disesuaikan lagi dengan isi laporan. Di akhir sesi saya sempat meminta berfoto bersama, ya sebagai kenang-kenangan sih bahwa “SAYA PERNAH NGERJAIN SKRIPSI DAN DIUJI OLEH DOSEN LOH!” (hahaha lebay)

Setelah pendadaran selesai, perasaan begitu lega, plong. Bahwa tugas saya sebagai mahasiswa S1 sudah selesai. Hmmmh Alhamdulillah

pendadaran(foto selepas pendadaran)

Yudisium

Selanjutnya yudisium , dimana saya harus melengkapi urusan administrasi dan akademik selama kuliah. Sejak saat itu lah (31 Agustus 2013) saya dinyatakan menyandang gelar Sarjana Teknik (ST) finish di IPK 3,72. Pemberian gelar yang menurutku adalah sebuah amanah besar dan ujian memegang idealisme, bagaimana ilmu dan pengalamanku betul-betul menjadi problem solver, kata engineering saja mempunyai arti rekayasa, ya semoga saya bisa menjadi salahsatu orang yang solutif bagi negeri ini. Kuncinya saya harus terus belajar, kapan saja dimana saja.

Wisuda

Kemudian puncaknya adalah wisuda (19 Oktober 2013), yaitu acara seremonial pemberian ijazah seorang sarjana dari Kampus (lewat Dekan dan Kajur). Ibu dan bapakku datang ke Jogja ditemani adikku, sedangkan kakakku tidak bisa hadir dikarenakan sedang hamil jadi takut beresiko diperjalanan.

Penyerahan Medali wisuda (Bu Anita)(s)(seremoni wisuda)

DSC_0014new(s)(foto keluarga)

Iklan

ImageSumber Foto : aagun74alqabas.wordpress.com

*Kadang tidak disadari kita berfikir dan bertindak sekuler/faham pluralisme dalam kehidupan sosial masyarakat. Karena begitu kuatnya pengaruh barat dalam pola hidup. Solusinya kita harus berfikir peradaban menggunakan sudut pandang Islam.

*Kemajuan bangsa selalu identik dengan barat, padahal sesungguhnya kemajuan mereka semu tanpa tujuan, yang ada hedonisme. Dengan islam sesungguhnya membuat suatu bangsa menjadi beradab.

*Membangun peradaban bermula dari dunia kampus. Kita jangan sampai terjebak sitem pendidikan Indonesia yg salah, lulus dari kampus bukannya “haus ilmu” malah “muntah ilmu”,. Sistem pendidikan kita orientasinya kerja/ profesional padahal seharunya pendidikan menjadikan kita cinta akan ilmu(ilmu wajib dan kifayah). Jangan sampai kuliah tujuannya hanya mendapatkan ijazah/gelar.

*Islam harus bangun peradaban sendiri jangan mau mengekor pada barat seperti satelit pada planet. Untuk membangun peradaban Islam harus dimulai dengan “Bangga terhadap Islam” menjaga izzah (kemuliaan,kehormatan,tegas) Islam. Mempelajari peradaban Islam dan buruknya peradaban barat.

*Terakhir Pak Adian merekomendasikan kepada para pemuda untuk membaca bukunya “Wajah Peradaban Barat” katanya ini buku yang saat menulisnya penuh kesungguhan.

//Dirangkum dari penyampaian Dr.Adian Husaini, dengan beberapa penyesuaian kalimat. Diskusi “Membangun Indonesia Yang Berkarakter dan Beradab” @ Masjid KH.A.Dahlan UMY – 19 Mei 2013//

Mungkin bisa jadi saya yang paling aktif ikutan lomba-lomba diantara teman2 angkatan, bisa jadi mereka juga risih “ni anak kok hobinya ikutan lomba”, yang mungkin beranggapan bahwa akademik saya akan terganggu.

Saya sih hadapi dengan biasa-biasa saja, dengan tidak bermaksud ujub namun bersyukur akan ada potensi yang bisa digali. Kucoba seimbangkan antara peran akademik, organisasi, rohani, pengembangan diri agar semuanya terserap pada diri. Dan saya menyadari bahwa saya belum bisa meniru hebatnya para seniorku sebelumnya..

Latar belakang keikutsertaan saya dalam lomba sederhana saja, mgkn masih ada saksi hidup yang ingat bahwa saya pernah berkata” Saya ingin memberikan sesuatu bagi almamater” simple kan. kata itu saya lontarkan saat semester 2.

Saat itu belum ada tradisi dari mahasiswanya untuk berkompetisi di bidang teknik sipil. Sehingga kucoba merintis, kebetulan saat itu saya diamanahi ketua divisi PSDM HMS, lalu saya berfikir bidang ini seharusnya membuat mahasiswanya semakin berkembang dan terberdayakan. Saya rasa harus dimulai dari diri sendiri sebelum menggaungkannya ke teman mahasiswa yang lain.

Bermodal pengalaman keikutsertaan lomba ON MIPA, saya sudah sedikit memiliki akses dengan kalangan jurusan, sampai akhirnya mencoba membuka sekat-sekat birokrasi dan melobi pihak jurusan agar mendukung kegiatan kemahasiswaan khususnya pendelegasian lomba.

Dimulai dari lomba rancang jembatan ITS yang masuk finalis, lomba rancang kuda-kuda UGM yang masuk finalis, dan terakhir baru2 ini lomba desain maket bendung gerak ITS. Berawal hanya berupa finalis, kemudian finalis yang mendapat no urut lebih baik, sampai akhirnya bisa mendapat tropi.

Ya inilah akhir perjalanan saya di dunia kompetisi di kuliahan S1, saya belum bisa memberikan hasil terbaik berupa juara satu di lomba aket bendung gerak. Saya meyakini masih banyak titik lemah bagi teman2 teknik sipil UMY apabila ikut serta dalam lomba. Tapi ini bukan berarti harus meninggalkan dan menyerah pada keadaan.

Lomba perancangan teknik sipil itu menarik loh
Berbeda dengan lomba-lomba karya tulis ilmiah pada umumnya yang hanya berada di tataran pemikiran atau ide. Mungkin ada beberapa poin untuk meyakinkannya :

  1. Lomba perancangan teknik sipil sama-sama bernilai ilmiah seperti LKTI, karena pembuatan proposal desain dipastikan menggunakan sistematika penulisan dan metopen.
  2. Lomba perancangan akan menguji kepahaman kita akan materi-materi kuliah. Karena saat melakukan perancangan semuanya harus berlandaskan teori.
  3. Lomba perancangan dapat membuktikan sendiri ilmu yang didapat ke dalam tataran praktis. Misalkan apa itu lendutan, bukling, modulus elastisitas sulit ditemukan secara nyata pada saat kuliah.
  4. Lomba perancangan seperti membawa kita pada siklus dunia konstruksi, nulis proposal seperti bikin dokumen lelang, pengumuman lolos proposal seperti pengumuman tender, pengerjaan desain menjadi suatu karya ibaratnya sedang dalam tahap konstruksi, keuangannya yang tidak bisa disupport 100% akhirnya harus pinjam, dan lain sebagainya.
  5. Lomba perancangan akan selalu bertemu dengan banyak mahasiswa dari seluruh Indonesia dengan berbekal inovasi-inovasi yang keren dan luar biasa, sehingga tukar informasi dan ilmu bisa semakin terasa, sehingga kita dapat mengukur diri akan kualitas kita sebagai mahasiswa.

Kalau ada opsi sebenarnya pengen terus2an ikutan lomba, biar bisa ketemu orang-orang hebat se-Indonesia. Namun saya juga harus memikirkan untuk menyelesaikan studi, karena ini yang diharapkan para orang tua, melihat anaknya wisuda. Saya berharap akan ada sekelompok mahasiswa yang meneruskan perjuangan, karena ini bukan untuk kepentingan pribadi saja, namun dari sini kita bisa berkontribusi bagi jurusan dan almamater kampus, sehingga kita benar2 tercatat telah mencetak sejarah ketika menuntut ilmu di kampus.2013-04-28 19.17.17d

Saran saya, kembangkanlah imajinasi, dan buatlah ide inovasi, perkuat penggunaan teknologi informasi, serta perbaguslah public speaking. InsyaAllah mau kampus manapun pasti bisa bersaing di kancah lomba Nasional bahkan Internasional 🙂

http://efratadenny.files.wordpress.com/2012/10/salak-bali.jpg

(sumber foto: efratadenny.com)

Sudah hampir sebulan KKN-ku, dan juga sudah hampir 3 bulan Kerja Praktekku. Hal ini benar-benar di luar dugaan, menjalani KKN ketika masih ada program kerja praktek. Hasilnya adalah tidak fokus, terutama yang KKNnya. Saya sering merasa gak enak kepada tim KKN-ku, kerjaku gak total karena terhambat oleh Kerja praktek dan juga perkuliahan , bahkan agenda organisasi.

Saya mengira KKN akan dilaksanakan bulan Desember karena di bulan ini kerja praktekku udah selesai, eh taunya malah Nopember. Tabrakan sudah…Dihadapkan pada kondisi ini membuat saya harus bagi waktu dengan bijak, dan jangan sampai mengabaikan KKN karena ini adalah kesempatan dan pengalaman sekali seumur hidup pikirku. Namun ternyata sulit, saya lebih mementingkan agar bisa ikut kuliah menimba ilmu di bidang saya, dan juga belajar lapangan di kerja praktek. Di sini lah perasaan bersalah muncul..hmm

Oya KKN kami berada di Agrowisata Turi Sleman, tepatnya di desa Bangunkerto. Disana kami mempunyai program pokok untuk penguatan promosi agrowisata yang sempat mati dikarenakan ditelantarkan oleh investor. Ada 3 prodi di KKN ini dimana teknik sipil merencanakan perbaikan kolam renang, agroteknologi merancang kebun wisata salak, dan Ilmu komunikasi membangun promosi lewat media internet.

Adapun program bantuan , kami melakukan pengajaran TPA, TK dan pengajian masyarakat, dan juga lomba-lomba. Alhamdulillah sambutan warga disini cukup baik akan kehadiran kami, meskipun program kami tidak secara langsung bersentuhan dengan masyarakat akan tetapi fokus kami adalah perbaikan promosi Agrowisata.

Disini selain taman tentunya ada kebun-kebun salak dimana para pengunjung boleh makan ditempat gratis. Dan ada juga salah satu kompek kebun salak dimana ditanam koleksi salak dari seluruh nusantara. Dari yang paling murah sampai yang paling mahal, dari yang kecut sampai yang manis sekali.

Satu hal yang cukup menjadi tantangan adalah jarak antara kos dan lokasi KKN yang cukup jauh dimana lokasinya cenderung naik di kaki gunung Merapi, suhu yang dingin ditambah musim hujan yang telah datang membuat perjalanan kami sering diguyur hujan.

Sekecil apapun kontribusi saya, saya tetap senang dengan KKN ini, bertemu dengan 3 prodi membentuk 1 tim dengan tujuan yang sama.

Bagi yang ingin tau Agrowisata di Turi Sleman dan tentang salak Pondoh disana, cek websitenya :
(karya Tim KKN UMY 2012-prodi Ikom)

http://www.agrowisata-salak.co.nr/
cekidot!!

Pak Dahlan Iskan adalah mentri BUMN RI untuk periode sekarang, dimana sebelumnya menjabat sebagai dirut PLN. Sejauh ini sudah banyak gebrakan2 dari beliau yang di benak kita terlihat tidak populer. Di media2 beliau sangat sering  disorot karena sifat beliau yang suka turun langsung ke lapang untuk memberi solusi permasalahan di masyarakat. Hal ini yang menarik bagi saya , beliau terkesan nyeleneh, saya yang belum pernah ketemu dengannya jadi pengen ketemu langsung untuk membuktikannya.

Bisa ketemu pak mentri

Alhamdulillah, saya dihadapkan pada suatu kesempatan. Dimana saya menemuinya di Seminar Ramadhan Jamaah Shalahahuddin UGM. Awal begini kenapa saya bisa kesana. Kemarin(25 Juli 2012) saya baru pulang dari kampus UMY jam 13.30-an setelah dari TU menyelesaikan persuratan untuk ijin KP (Kerja Praktek), sesampainya di kos saya istirahat sejenak sambil OL , tak sengaja liat ada teman FB anggota JS yang membuat status kalo ada acara yang menghadirkan Menteri BUMN. Wah ..kesempatan bagus ini, karena sehabis istirahat saya mau ke Maguwoharjo Sleman untuk mengajukan permohonan KP di SATKER Pelaksana Jalan Nasional DIY. Langsung saja tanpa pikir panjang saya bersemangat ke Maguwoharjo karena setelahnya bisa ketemu pak Menteri.

Pertama sesampainya di kantor SATKER PJN, saya langsung disambut sama tim pelaksana pembangunan Fly Over Jombor, namun ada kekecewaan T_T, ternyata surat yang saya berikan nama instansinya salah…huft..harus dikoreksi, balik lagi dehh

Setelah gagal di SATKER PJN, saya langsung ke kota Jogja, yang saat itu sudah masuk waktu ashar. Selanjutnya saya mampir di masjid kampus UGM dulu untuk sholat. Setelah itu muter nyari fakultas pertanian sulit banget nyarinya soalnya ga tahu. Alhamdulillah setelah tanya sana sini ruang auditorium fakultas pertanian saya temukan.

Saya masuk, dan ternyata benar ada Pak Dahlan Iskan!

Acara yang berlangsung saat itu adalah seminar Ekonomi menhadirkan profesor ****  beliau seorang pakar di bank syariah, ada jg pengusahan sapi yang beromzet miliaran meskipun kedua kakinya cacat, beliau adalah lulusan sarjana UGM, kemudian ada ibu ****(lupa lagi namanya), beliau adalah pengusaha sukses toko swalayan Pamella. Nah , disana ada ikut nimbrung Pak Dahlan Iskan, yang seharusnya datang ke UGM pagi hari untuk mengisi seminar energi, yang sama2 juga diselengarakan oleh panitia RDK UGM. Namun katanya beliau baru bisa ke UGM sore hari.

Pak Dahlan Iskan berbicara Energi dan Kemandirian Bangsa

Di awal pembicaraan, beliau menganalisis usaha yang dilakukan oleh pengusahan sapi yang sama2 sebagai speaker. Beliau mencermati bahwa usia kisaran 30-33 adalah capaian puncak seorang manusia, karena usia ini kondisi tubuh masih bugar (yang istilahnya seharian gak tidur jg gak bakal masuk angin), dan usia 31 bila dikurangin usia akhir studi misalkan katakanlah 8 tahun. Seharusnya waktu yang sekian itu telah banyak mengenyam banyak pengalaman. Usia teresbut kalo pekerjaannya adalah pegawai, itu sudah memungkinkan untuk menjadi manajer. Maka kalau ingin melihat keberhasilan seseorang lihatlah di umur tersebut.

Baik, setelah itu si bapak bicara tentang energi. ada beberapa pemikiran beliau yang saya catat. Diantaraya,

  • Kelak, 8 tahun lagi penghasil listrik sel surya menjadi hal yang biasa
  • Semakin lama permasalahan energi nasional akan semakin kompleks karena semakin berkurangnya cadangan minyak dan membengkaknya subsidi BBM.
  • Ada sekitar 300 Trilyun yang harus dikeluarkan pemerintah , beliau menambahkan alangkah baiknya bila sekali saja subsidi itu di stop kemudian dialihkan pada penelitian, dan pengembangan sumber energi terbarukan seperti sel surya.
  • Beliau menganjurkan untuk membenci bensin dari sekarang dan mencoba sumber energi lain.
  • Pemerintah melalui beliau sangat bersemangat untuk mengembangkan mobil listrik. (perusahaan mobil BBM aja gak punya, kok ini mau buat mobil listrik?). Beliau menjelaskan kalo kita sekarang mengembangkan mobil BBM tentunya kita udah kalah start jauh sekali dan sulit untuk mengejar, terbukti di Malaysia perusahaan mobil yang ada kesulitan karena terus-terusan disubsidi.
  • Beda kalo mobil listrik, di dunia banyak negara sama2 sedang mengembangkan mobil listrik. Jadi ibaratnya kita start bareng, dan bersaing bareng-bareng.
  • Mengenai kendala listrik untuk mobil listrik yang mana tidak bertahan lama untuk jarak jauh. Maka perusahaan aki perlu dirangsang untuk mengembangkan aki tahan lama. filosofinya beliau , saat ini belum ada aki bagus/tahan lama karena mau dipakai siapa? kalo kita mulai dengan mengembangkan mobilnya kemungkinan besar perusahaan aki pun akan membuat produk khusus.
  • Beliau menceritakan bahwa setelah dipilihnya jadi mentri dulu, ada cita2 besar dari beliau tentang kemandirian, yaitu dengan membangun pabrik2 stratedis dibidang pertanian, dan di bidang lainnya. Ini dilakukan untuk meningkatkan daya saing bangsa, agar mengurangi kebiasaan impor, dan menjaga harga agar tidak mencekik para petani oleh produk impor.

Beliau memang rada unik

Sebagai seorang menteri beliau tidak seperti pada umumnya. Yang saya lihat :

pake kemeja putih, celana hitam, sepatu bukan kulit tapi seperti sepatu sport. gak pake jam tangan. Diantar pake mobil biasa tanpa ada pengawalan. Saking mengapresiasi kepada mahasiswa , yaitu ketika sesi tanya jawab sebenarnya panitia memberi batasan dengan memberlakukan sesi dan yang diperkenankan terbatas karena waktunya udah mepet. Namun ketika banyak sekali yang mengacungkan tangan, pak dahlan langsung melabrak, beliau menyuruh untuk semua yang mengacungkan tangan agar maju ke depan. Di depan semua bertanya dengan rinci dan antusias. Kemudian Pak dahlan pun menjawab semua pertanyaan dengan adil. Demikianlah mungkin karena beliau sangat peduli kepada para pemuda. Yang saya tangkap darinya, Pak Dahlan orangnya visioner, berfikir ke depan untuk bangsanya, semoga dari hal2 nyelenehnya ini bisa membawa pada perubahan besar negeri ini, kita tidak perlu pemimpin yang banyak bicara namun kita perlu pemimpin yang penuh dedikasi. Seperti para pendahulu2 kita founding father dan bapak2 pembangunan lainnya.

Saatnya Kerja Praktek yeaah….

Mungkin aku telat, mayoritas temanku sudah mulai KP jauh2 hari di semester 6, ada yg di jogja adapula yang pulang ke daerahnya. Selamat KP yah teman2 semoga dapat ilmu yang banyaaaaak..

Sekarang giliranku (dan beberapa teman), baru2 ini saya udah bayar semesteran dan key-in kuliah. Dan sudah pasti aku ngambil KP dan di semester ini pula semua teori aku embat tak tersisa buat semester 8. hehehe

Aku baru tau kalo nyusun persyaratan/prosedur KP tidak harus menunggu hari ajaran baru. Ternyata sekarang yang notabene masa liburan udah masuk tahun ajaran baru. Jadwal udah ada dosen udah ada….

Udah tau gini, tadi siang saya ke kampus dan memproses KP-ku, yaitu dengan mengajukan form KP-1. Saat itu aku berharap dosen pembimbingku adalah dosen yang udh mengenali aku agar mudah dalam bimbingan, kayak bu anita, pak bagus, pa asat dll. Dan pas saya lihat ternyata aku dapat pak Sen*** HARD****no….huaaaaah….saya punya rekam jejak yg negatif dengan beliau nilai kuliah yang hancur2an cuma ada sama beliau. (takut terulang lg,coz pernah dpt nilai C,D)

Mungkin ini hanya pikiranku saja….karena kata teman2 beliau itu enak kok , katanya. Ya aku harus membuktikan aku BISA, jangan lihat kebelakang. Ini masih mending beliau orangnya suka berdiskusi, jadi sama mahasiswa itu tidak jaim/gengsian. Apalagi kalo ditanya perkerasan jalan, stress layer dll weuuhh….kayaknya beliau bakal nyerocos bicara ttg jalan.

Perlu strategi khusus

Saya sudah tau bahwa keahlian beliau adalah perkerasan/jalan. Maka akan lebih baik jika saya mengambil lokasi KP tentang berbau jalan. Terpaksa kuurungkan niat untuk KP ditempat basah (air), saya harus cepat mencari info tentang jalan atau jembatan. Saya berharap sih bisa KP di proyek Jembatan, tapi setelah kutelusuri bahwa proyek jembatan di DIY TA 2012 adanya hanya 1 itu juga jauh di kulonprogo. Namun ada juga Fly over Jombor(Sleman) yang belum rampung, saya lihat tercantum di TA 2012, semoga ini sinyal yang baik. Saya ingin sekali KP di proyek Fly over….karen kayaknya.

Bismillahirohmaanirrohim….

Bendungan sudah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Awalnya jenis bendungan hanyalah earth fill dam yang dipadatkan sesuai kemampuan saat itu. Bendungan yang dikenal dengan nama “Sadd-el Kafara” telah dibangun di sebelah selatan Kairo (mesir) antara tahun 2950 dan 2750 SM

Bendungan Sadd-el Kafara, dibangun dengan tinggi 12 m terdiri dari dua dinding yang dibuat dari puing-puing dengan ketebalan di dasar antara14-36 meter dengan tengahnya diisi dengan berbagai material. Diduga bendungan ini hancur akibat terjadinya overtopping.

Earth dam yang lain juga diperkirakan telah dibangun di Ceylon sekitar tahun 500 SM, yang menggunakan material timbunan 13 juta meter kubik.

Kemudian sekitar tahun 1200, banyak bendungan urugan di Ceylon dengan tinggi 12-27 meter. Sekitar tahun 1500 bendungan urugan juga dibangun di India (The Madduk Masur Dam) dengan tinggi 30 meter tetapi tidak lama runtuh karena tidak tersedianya spill way.

Pada awalnya bendungan urugan umumnya menggunakan tanah homogeny dari local diangkut dengan tenaga manusia dan dipadatkan dengan menggunakan tenaga binatang.

Pada tahun 1789 Estrecho de Rientes Dam dibangun di Spanyol, dengan tinggi 46 meter, tetapi langsung hancur pada waktu diisi air. Hal ini merupakan kemunduran dari bendungan tipe urugan. Kemajuan yang besar untuk menjamin kekedapan bendungan urugan terhadap air dilakukan oleh Telford (1820) dengan menggunakan lempung puddle sebagai inti bendungan.

Jenis bendungan berkembang sesuai dengan kemajuan pengetahuan yang dicapai oleh manusia yaitu bendungan beton antara lain, adalah arch dam yaitu bendungan yang berbentuk lengkungan untuk mendapatkan kekuatan yang lebih besar.

Arch dam yang barangkali merupakan bangunan yang pertama kali dibangun oleh Roman pada abad pertama terletak kira-kira di sebelah utara Italia dan sebelah selatan Prancis.

Kemudian disusul dengan arch dam ponte alto dibangun dari tahun 1611 sampai 1613 dengan ketinggian 5 meter.

Pada tahun 1752 berkembang kemampuan membangun dam dengan tinggi 17 m pada tahun 1824, 5 buah dam bertambah dengan tinggi mencapai 25 meter.

Kemudian berikutnya tahun 1847, 50 bendungan buah bendungan bertambah dengan tinggi mencapai 33 m. Sampai dengan tahun 1887, bendungan yang ada tetap pada tinggi tidak lebih dari 36 m. Pada tahap itu, perencanaan bendugan tampaknya sedang mencari-cari pilihan tentang fondasi yang bagus.

Benua Australia merupakan benua paling kering di dunia, oleh karena itu era bendungan yang modern berkembang dari sini. Bendungan lengkung (arch dam) dengan ketebalan badan yang tipis, barangkali mulai dibangun di New South Wales pada akhir abad ke-19. Menjelang pertengahan abad 20, telah banyak bandungan dengan tinggi lebih dari 250 m dan beberapa lebih dari 300 m.

Bendungan tertinggi di dunia saat ini adalah Bendungan Rogun, terletak di Sungai Vakhsh di Tajikistan, dengan ketinggian 1.099 kaki (335 m). Bendungan tersebut dibangun untuk menyediakan air untuk keperluan irigasi dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Bendungan kedua tertinggi sesudah bendunga Rogun adalah Bendungan Nurek, yang terletak di bawah Bendungan Rogun di sungai yang sama, dengan ketinggian 300 m.

Begitu besarnya kedua bendungan tersebut dan karena terlalu besar volume air yang bisa di tampung, membuat para pakar khawatir, bahwa berat air yang ditampung tersebut dapat meningkatkan aktifitas gempa bumi di daerah sekitarnya.

Tiga bendungan besar lainnya yang masuk dalam daftar 5 besar bendungan tertinggi di dunia adalah

  1. Bendungan Grande Dixence di Swiss, setinggi 285 m
  2. Bendungan Inguri di Georgis setinggi 272 m
  3. Bendungan Vaiont di Italia, setinggi 262 m

Selain lima bendungan besar tersebut, bendungan-bendungan besar lain di Meksiko, India, Swiss, dan Colombia, ikut melengkapi daftar 10 bendungan tertinggi di dunia.

Bendungan Oroville di Negara bagian California, setinggi 235 m,adalah bendungan tertinggi di Amerika Serikat, tetapi hanya masuk urutan ke-16 dalam daftar bendungan tertinggi di dunia.

Dalam tahun 1997 diperkirakan ada 40.000 buah bendungan besar, dan 800.000 buah bendungan kecil diseluruh dunia. Indonesia juga memiliki banyak bendungan yang tersebar di pulai Sumatra, Jawa, Sulawesi, NTB, NTT. Bendungan-bendungan tersebut antara lain adalah :

  • Batu Tegi, Lampung
  • Jatiluhur, Jawa Barat
  • Saguling, Jawa Barat
  • Pamarican, Jawa Barat
  • Cirata, Jawa Barat
  • Sempor, Jawa Tengah
  • Gajah Mungkur, Jawa Tengah
  • Kedung Ombo, Jawa tengah
  • Mrica, Jawa tengah
  • Tulis, Jawa Tengah
  • Cacaban, Jawa Tengah
  • Nawangan, Jawa Tengah
  • Karang Kates , Jawa Timur
  • Pekalen Sampeyan, Jawa Timur
  • Grogak, Bali
  • Sumi, NTB
  • Gapit, NTB
  • Pelaperadu, NTB
  • Batu Bulan, NTB
  • Tilong, NTT
  • Bili-bili, Sulawesi Selatan

Pembangunan bendungan besar pasti akan berlanjut sesuai dengan tuntutan kebutuhan manusia dimanapun. Hal tersebut sesuai dengan ramalan bahwa masalah besar yang akan dihadapi manusia di masa mendatang adalah tersedianya air tawar yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. Oleh karena itu pengembangan pembangunan bendungan besar, termasuk pengembangan kemampuan dalam merencanakan (mendesain) dan melaksanakan tetap diperlukan.

Dalam menghadapai perencanaan dan pelaksanaan bendungan besar ada 3 masalah dasar, yaitu:

  1. Kekuatan dan keamanan struktur bendungan, dimana peran spillway sangat penting khususnya pada bendungan tipe urugan (embankment dam), bahkan terkadang menentukan desain spillways lebih sulit dibandingkan dengan mendesain bendungan itu sendiri.
  2. Kecukupan/kemampuan fondasi
  3. Efek-efek dari berat air dan tinggi tekan.

Sumber : Metode Konstruksi Bendungan, Asiyanto, UI Press


My Instagram

Terjadi error saat mengambil gambar dari Instagram. Upaya akan diulangi beberapa menit lagi.

Terimakasih atas kunjungannya ^^

arsipp

September 2017
S S R K J S M
« Agu    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Blog Stats

  • 212,428 hits

jadwal sholat untuk daerah kasihan-bantul-YKT

Zifa Engineering Consultant

my workplace

pengunjung

free counters

peta

twitter