fadlyfauzie's Blog

Sejarah Bendungan

Posted on: Juli 22, 2012

Bendungan sudah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Awalnya jenis bendungan hanyalah earth fill dam yang dipadatkan sesuai kemampuan saat itu. Bendungan yang dikenal dengan nama “Sadd-el Kafara” telah dibangun di sebelah selatan Kairo (mesir) antara tahun 2950 dan 2750 SM

Bendungan Sadd-el Kafara, dibangun dengan tinggi 12 m terdiri dari dua dinding yang dibuat dari puing-puing dengan ketebalan di dasar antara14-36 meter dengan tengahnya diisi dengan berbagai material. Diduga bendungan ini hancur akibat terjadinya overtopping.

Earth dam yang lain juga diperkirakan telah dibangun di Ceylon sekitar tahun 500 SM, yang menggunakan material timbunan 13 juta meter kubik.

Kemudian sekitar tahun 1200, banyak bendungan urugan di Ceylon dengan tinggi 12-27 meter. Sekitar tahun 1500 bendungan urugan juga dibangun di India (The Madduk Masur Dam) dengan tinggi 30 meter tetapi tidak lama runtuh karena tidak tersedianya spill way.

Pada awalnya bendungan urugan umumnya menggunakan tanah homogeny dari local diangkut dengan tenaga manusia dan dipadatkan dengan menggunakan tenaga binatang.

Pada tahun 1789 Estrecho de Rientes Dam dibangun di Spanyol, dengan tinggi 46 meter, tetapi langsung hancur pada waktu diisi air. Hal ini merupakan kemunduran dari bendungan tipe urugan. Kemajuan yang besar untuk menjamin kekedapan bendungan urugan terhadap air dilakukan oleh Telford (1820) dengan menggunakan lempung puddle sebagai inti bendungan.

Jenis bendungan berkembang sesuai dengan kemajuan pengetahuan yang dicapai oleh manusia yaitu bendungan beton antara lain, adalah arch dam yaitu bendungan yang berbentuk lengkungan untuk mendapatkan kekuatan yang lebih besar.

Arch dam yang barangkali merupakan bangunan yang pertama kali dibangun oleh Roman pada abad pertama terletak kira-kira di sebelah utara Italia dan sebelah selatan Prancis.

Kemudian disusul dengan arch dam ponte alto dibangun dari tahun 1611 sampai 1613 dengan ketinggian 5 meter.

Pada tahun 1752 berkembang kemampuan membangun dam dengan tinggi 17 m pada tahun 1824, 5 buah dam bertambah dengan tinggi mencapai 25 meter.

Kemudian berikutnya tahun 1847, 50 bendungan buah bendungan bertambah dengan tinggi mencapai 33 m. Sampai dengan tahun 1887, bendungan yang ada tetap pada tinggi tidak lebih dari 36 m. Pada tahap itu, perencanaan bendugan tampaknya sedang mencari-cari pilihan tentang fondasi yang bagus.

Benua Australia merupakan benua paling kering di dunia, oleh karena itu era bendungan yang modern berkembang dari sini. Bendungan lengkung (arch dam) dengan ketebalan badan yang tipis, barangkali mulai dibangun di New South Wales pada akhir abad ke-19. Menjelang pertengahan abad 20, telah banyak bandungan dengan tinggi lebih dari 250 m dan beberapa lebih dari 300 m.

Bendungan tertinggi di dunia saat ini adalah Bendungan Rogun, terletak di Sungai Vakhsh di Tajikistan, dengan ketinggian 1.099 kaki (335 m). Bendungan tersebut dibangun untuk menyediakan air untuk keperluan irigasi dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Bendungan kedua tertinggi sesudah bendunga Rogun adalah Bendungan Nurek, yang terletak di bawah Bendungan Rogun di sungai yang sama, dengan ketinggian 300 m.

Begitu besarnya kedua bendungan tersebut dan karena terlalu besar volume air yang bisa di tampung, membuat para pakar khawatir, bahwa berat air yang ditampung tersebut dapat meningkatkan aktifitas gempa bumi di daerah sekitarnya.

Tiga bendungan besar lainnya yang masuk dalam daftar 5 besar bendungan tertinggi di dunia adalah

  1. Bendungan Grande Dixence di Swiss, setinggi 285 m
  2. Bendungan Inguri di Georgis setinggi 272 m
  3. Bendungan Vaiont di Italia, setinggi 262 m

Selain lima bendungan besar tersebut, bendungan-bendungan besar lain di Meksiko, India, Swiss, dan Colombia, ikut melengkapi daftar 10 bendungan tertinggi di dunia.

Bendungan Oroville di Negara bagian California, setinggi 235 m,adalah bendungan tertinggi di Amerika Serikat, tetapi hanya masuk urutan ke-16 dalam daftar bendungan tertinggi di dunia.

Dalam tahun 1997 diperkirakan ada 40.000 buah bendungan besar, dan 800.000 buah bendungan kecil diseluruh dunia. Indonesia juga memiliki banyak bendungan yang tersebar di pulai Sumatra, Jawa, Sulawesi, NTB, NTT. Bendungan-bendungan tersebut antara lain adalah :

  • Batu Tegi, Lampung
  • Jatiluhur, Jawa Barat
  • Saguling, Jawa Barat
  • Pamarican, Jawa Barat
  • Cirata, Jawa Barat
  • Sempor, Jawa Tengah
  • Gajah Mungkur, Jawa Tengah
  • Kedung Ombo, Jawa tengah
  • Mrica, Jawa tengah
  • Tulis, Jawa Tengah
  • Cacaban, Jawa Tengah
  • Nawangan, Jawa Tengah
  • Karang Kates , Jawa Timur
  • Pekalen Sampeyan, Jawa Timur
  • Grogak, Bali
  • Sumi, NTB
  • Gapit, NTB
  • Pelaperadu, NTB
  • Batu Bulan, NTB
  • Tilong, NTT
  • Bili-bili, Sulawesi Selatan

Pembangunan bendungan besar pasti akan berlanjut sesuai dengan tuntutan kebutuhan manusia dimanapun. Hal tersebut sesuai dengan ramalan bahwa masalah besar yang akan dihadapi manusia di masa mendatang adalah tersedianya air tawar yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. Oleh karena itu pengembangan pembangunan bendungan besar, termasuk pengembangan kemampuan dalam merencanakan (mendesain) dan melaksanakan tetap diperlukan.

Dalam menghadapai perencanaan dan pelaksanaan bendungan besar ada 3 masalah dasar, yaitu:

  1. Kekuatan dan keamanan struktur bendungan, dimana peran spillway sangat penting khususnya pada bendungan tipe urugan (embankment dam), bahkan terkadang menentukan desain spillways lebih sulit dibandingkan dengan mendesain bendungan itu sendiri.
  2. Kecukupan/kemampuan fondasi
  3. Efek-efek dari berat air dan tinggi tekan.

Sumber : Metode Konstruksi Bendungan, Asiyanto, UI Press

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

My Instagram

Menghabiskan petang bersama di @kedaiomgendut ,soda mintnya bikin seger... Bersama mamang beca kota Banjar, sunmor. Dempet2an maklum pant**nya sama2 lebar 😅😅 Pemandangan danau dan pura bedugul dari atas masjid besar bedugul. Disini udaranya dingin dan sering hujan, ibarat lembangnya bandung atau kaliurangnya sleman. #bedugul #bali #keren👍

Terimakasih atas kunjungannya ^^

arsipp

Juli 2012
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Blog Stats

  • 176,135 hits

jadwal sholat untuk daerah kasihan-bantul-YKT

Zifa Engineering Consultant

my workplace

pengunjung

free counters

peta

twitter

%d blogger menyukai ini: