fadlyfauzie's Blog

Archive for the ‘tempat’ Category

Alhamdulillah, segala sesuatu bisa dirasakan kenikmatan bila digali betul hikmahnya. Sempat terkaget-kaget juga baru aja 2 bulan bekerja sudah mendapat tugas kerja luar kota oleh kantor dengan jarak yang cukup jauh, berhari-hari (seminggu), dan sendirian pula. Di suatu rapat itu aku benar-benar tidak menyangka ditugaskan ke Painan sendirian. Saya mendapat tugas mengawasi pekerjaan topografi dan soil investigation pada suatu rencana proyek di sana. Mau tidak mau saya harus menyanggupi, bagaimanapun sebagai orang berlatar teknik  harus bisa survive dalam berbagai kondisi, medan, cuaca, budaya, bahasa, watak manusia.

Pantai carocok

Pantai carocok

Membawa perlengkapan seadanya sebanyak 1 ransel, asumsiku bekal pakaian yang dibawa cukup untuk 4-5 hari di sana. Berangkat dari Bandara Husein Sastranagara Bandung mencoba maskapai baru Exp**ss Air dan mendarat di Kota Padang. Perjalanan ke Painan menggunakan mobil travel dan di-drop di suatu hotel sederhana seharga 150 rb/malam. Di hotel itu saya beristirahat dari kegiatan lapangan yang panas. Saya akui Painan dan Padang sangat panas terlebih saya mendapat tugas di daerah pesisir/ pantai. Hanya butuh waktu 2 hari untuk menghitamkan kulitku akibat terbakar sinar matahari. Setiap hari saya bolak balik hotel-pantai naik ojek, memang disini sarana transportasi yang efektif adalah ojek dengan harga mulai dari 3000, adapun angkot seringnya digunakan oleh para pelajar di siang hari.

Kesendirian ditengah-tengah medan yang masih asing, kota kecil, perbedaan bahasa yaitu minang yang sulit diajak berbahasa Indonesia, membuatku merasa nelangsa. Saya seperti diasingkan oleh perusahaan hahaha…. Suntuk dan bosan mungkin itu perasaanku, sehari2 mengamati pekerjaan di siang hari yang panas. Kalo stress datang biasanya sih nafsu makanku makin bertambah, pokoknya obat stress makan aja lah. Sehingga tiap malam tiba saya selalu mencari makanan di Pasar Painan. Selang beberapa hari, atasanku meminta untuk diundur pulangnya 2 hari lagi, perasaan cukup shock saat itu -_- …ya sudahlah nikmati saja 😀 total saya menjadi seminggu di Painan.

Kadang disela-sela waktu isirahat siang saya sempatkan untuk mencari objek wisata alam, meskipun sendirian saya berharap dapat terhibur minimal bisa menyatakan ketakjuban atas ciptaan Allah. Nah ini mungkin, maksud dari judul posting diatas, dimana sewaktu saya mendapat tugas ke Painan saya sempat menikmati pesona alam Painan- Pesisir selatan, Sumbar. Kondisi umum kabupaten Pesisir selatan terdiri dari pantai dan bukit-bukit yang sangat tinggi, kebanyakan kondisinya masih alami atau belum tercemar, air sungai yang segar dan jernih, laut yang jernih disertai terumbu karang, masih bisa kita jumpai satwa-satwa hutan seperti elang, monyet, dan anjing sangat banyak disini. Tempat wisata alam yang saya kunjungi yaitu Pantai Carocok yang berada di teluk Painan, Air terjun Timbulun, Air terjun Bayang sani, Jembatan Akar, dan di daerah pelabuhan Panasahan tempat saya ditugaskan juga tak kalah bagusnya.

1. Pelabuhan Panasahan

Disini terdapat suatu dermaga, dimana tempat kapal dan perahu bertambat. Di sini banyak orang-orang datang di sore hari untuk sekedar menikmati pemandangan, berolahraga, dan memancing.

2. Pantai Carocok

Merupakan salahsatu objek wisata pantai primadona di Sumbar, cukup unik sekitar 100 meter dari bibir pantai lautnya sangat dangkal dan landai dimana terdapat terumbu karang, airnya yang jernih, namun selebihnya kedalaman laut meningkat tajam. Bila sedang surut terumbu karang akan kering, sedangkan ketika pasang bisa menjadi kolam yang sangat aman, karena pantai ini mendapat pemecah gelombang dari pilar-pilar beton dimana diatasnya menjadi jembatan-jembatan pejalan kaki. Disini para wisatawan bisa berenang, menikmati perahu untuk menyeberang pulau, atau bermain banana boat, atau sekedar mancing. Waktu itu tiket masuknya Rp.5000. Disini ada makanan khas, namanya palai

3. Air terjun Timbulun

Air terjun ini tidak jauh dari pusat kota Painan, bentuknya yang bertingkat sehingga memiliki beberapa terjunan, namun katanya yang bisa diakses hanya sampai pada tingkat ke-3 karena selebihnya merupakan hutan lebat. Airnya sangat jernih, sehingga tidak heran dimafaatkan oleh masyarakat sebagai sumber mata air lewat pipanisasi. Airnya mengalir ke sungai yang berbatu dan bermuara di teluk Painan. Pada hari-hari biasa sangat sepi sekali dari pengunjung, paling ada beberapa orang yang datang di akhir pekan. Biasanya air terjun ini akan sangat rama pada hari sebelum memasuki bukan Ramadhan.

4. Jembatan Akar

Berbeda dengan pantai Carocok dan air terjun timbulun yang berada di kota Painan, untuk menuju jembatan akar  harus menempun jarak +- 20 km dari Painan. Lumayan jauh jaraknya, diperjaalanan kita akan menemukan sungai besar berbatu, persawahan yang luas dan bukit-bukit besar ketika mendekati lokasi jembatan akar. Pertama tiba disana saya sangat takjub dengan adanya jembatan ini, kok bisa?

Konon katanya sebelumnya pernah ada jembatan gantung buatan penjajah portugis, namun sudah rusak. Akhirnya ada tokoh masyarakat sana yang berjuang membuat jembatan dari bambu untuk akses antara dua kampung, namun usahanya sia-sia karena jembatan selalu hanyut ketika air sungai deras. Sehingga berkat kecerdasannya, si bapak perancang melakukan penelitian mencari kombinasi pohon yang bisa saling mengikat, akhirnya tertujulah pada pohon kubang dan pohon beringin. Pertama sang perancang membuat titian bambu, kemudian merawat akar kedua pohon itu  sehingga tuumbuh mengikuti arah bambu. Jembatan ini memiliki panjang 25 meter dan lebar 1,5 meter dengan ketinggian clearence 10 meter. Mulai dibentuk pada tahun 1890 dan baru dapat digunakan pada tahun 1916. Sehingga butuh waktu sekitar 26 tahun agar jembatan akar siap digunakan. Saat ini akar-akarnya semakin besar yang artinya struktur jembatan cukup kuat, 15 orang berada diatasnya masih bisa ditopang dengan aman. Masya Allah, sungguh indah ….
Sewaktu saya kesini ternyata wisatawan bukan hanya domestik saja, saya temui sekelompok orang dari Malaysia. hehe….Kalo benar-benar dikelola dengan baik, sebenarnya bisa menjadi tujuan wisata andalan dari berbagai pelosok daerah bahkan negara. Namun kebanyakan objek wisata alam disini masih dikelola oleh masyarakat.

Saya sempat merasakan kesejukan air sungai di bawahnya, untuk mencuci kaki dan membasuh muka. Ada mitos yang terkenal disini yaitu siapa yang mandi disini bakal enteng jodoh, ah aku sih gak percaya beginian karena kalo percaya suatu tempat mempunyai kekuatan yg bisa merubah nasib sama aja dengan syirik. Namun ada yang unik, sewaktu perjalanan pulang saya beristirahat di suatu warung, disana ada 2 ibu-ibu menawarkan untuk menjadi menantunya dengan arti menawarkan putrinya untuk dinikahi hihihi….apa ini yang dinamakan enteng jodoh? wallahu a’lam, namun kuakui gadis disini cantik-cantik hehehe…siapa ya jodohku?

???????????????????????????????

Pernikahan adat minang

5. Air terjun Bayang Sani

Tidak jauh lokasinya dari jembatan akar, yaitu sekitar 1 km. MasyaAllah saya dibuat takjub lagi oleh ciptaanNya, air terjun yang bertingkat sama juga dengan yang Timbulun , kalo ga salah ada 7 tingkat katanya, namun yang dapat diakses hanya 3 tingkat. Dibawah air terjun ada semacam kolam pemandian, dimana dibuat pada zaman kolonial belanda untuk tempat beristirahat. Sampai saat ini kondisinya masih asri, alami, airnya jernih dan sejuk. Andai saja waktu itu saya ambil baju ganti, ingin rasanya berenang, berendam di air sejuknya.

Ya mungkin baru segitu petualanganku di sumatra barat atau tepatnya di pesisir selatan, ada satu keinginan yang ingin sekali bisa direalisasikan yaitu mmengunjungi kelok 9, dimana sekarang telah dibangun jembatan-jembatan yang indah. Semoga suatu saat nanti ketika pergi ke sumbar bisa mengunjunginya.Aamiin

Kelok9ud

Jembatan kelok 9

Iklan

http://efratadenny.files.wordpress.com/2012/10/salak-bali.jpg

(sumber foto: efratadenny.com)

Sudah hampir sebulan KKN-ku, dan juga sudah hampir 3 bulan Kerja Praktekku. Hal ini benar-benar di luar dugaan, menjalani KKN ketika masih ada program kerja praktek. Hasilnya adalah tidak fokus, terutama yang KKNnya. Saya sering merasa gak enak kepada tim KKN-ku, kerjaku gak total karena terhambat oleh Kerja praktek dan juga perkuliahan , bahkan agenda organisasi.

Saya mengira KKN akan dilaksanakan bulan Desember karena di bulan ini kerja praktekku udah selesai, eh taunya malah Nopember. Tabrakan sudah…Dihadapkan pada kondisi ini membuat saya harus bagi waktu dengan bijak, dan jangan sampai mengabaikan KKN karena ini adalah kesempatan dan pengalaman sekali seumur hidup pikirku. Namun ternyata sulit, saya lebih mementingkan agar bisa ikut kuliah menimba ilmu di bidang saya, dan juga belajar lapangan di kerja praktek. Di sini lah perasaan bersalah muncul..hmm

Oya KKN kami berada di Agrowisata Turi Sleman, tepatnya di desa Bangunkerto. Disana kami mempunyai program pokok untuk penguatan promosi agrowisata yang sempat mati dikarenakan ditelantarkan oleh investor. Ada 3 prodi di KKN ini dimana teknik sipil merencanakan perbaikan kolam renang, agroteknologi merancang kebun wisata salak, dan Ilmu komunikasi membangun promosi lewat media internet.

Adapun program bantuan , kami melakukan pengajaran TPA, TK dan pengajian masyarakat, dan juga lomba-lomba. Alhamdulillah sambutan warga disini cukup baik akan kehadiran kami, meskipun program kami tidak secara langsung bersentuhan dengan masyarakat akan tetapi fokus kami adalah perbaikan promosi Agrowisata.

Disini selain taman tentunya ada kebun-kebun salak dimana para pengunjung boleh makan ditempat gratis. Dan ada juga salah satu kompek kebun salak dimana ditanam koleksi salak dari seluruh nusantara. Dari yang paling murah sampai yang paling mahal, dari yang kecut sampai yang manis sekali.

Satu hal yang cukup menjadi tantangan adalah jarak antara kos dan lokasi KKN yang cukup jauh dimana lokasinya cenderung naik di kaki gunung Merapi, suhu yang dingin ditambah musim hujan yang telah datang membuat perjalanan kami sering diguyur hujan.

Sekecil apapun kontribusi saya, saya tetap senang dengan KKN ini, bertemu dengan 3 prodi membentuk 1 tim dengan tujuan yang sama.

Bagi yang ingin tau Agrowisata di Turi Sleman dan tentang salak Pondoh disana, cek websitenya :
(karya Tim KKN UMY 2012-prodi Ikom)

http://www.agrowisata-salak.co.nr/
cekidot!!

Rabu, 4 Juli 2012

Kalo kemarin ceritanya kami berlalu-lalang di daerah Sidoarjo-Surabaya-Gresik. Dimana seharian kami sering bertemu dengan truk-truk besar, container, jalan tol, peradaban berbau industry dan distribusi barang. Jelas saja karena Surabaya merupakan kota pelabuhan Internasional dengan Tanjung Peraknya, berbagai barang terkumpul disana menuntut untuk didistribusikan.

Nah untuk hari ini, perjalanan bergeser kearah selatan bermula dari Surabaya menuju kota Batu,Malang. Kita menginap semalam di suatu hotel di Kota Batu. Kota Batu merupakan bagian dari Kabupaten Malang yang sangat terkenal dengan buah apel, disini juga terdapat banyak objek wisata sekelas Dufan di Jakarta. Jadi sangat jelas kota Batu adalah Kota wisata, saya melihat disana banyak terdapat taman, bersih, air yang mengalir cukup bersih pemberdayaan ekonomi kecil dengan berjualan oleh-oleh khas Malang. Gak salah memang pemkot Banjar daerah asalku pernah study banding ke kota Batu dalam pengelolaan wisata dan oleh2 khas karena memang pengelolaan kotanya yang baik.

Pagi itu suhu udara sangat dingin di waktu subuh, aku beranikan diri untuk mandi karena kebetulan ada air panasnya,hehe 😀 . Dilanjut sholat subuh, kemudian packing barang dan sarapan kecil yang disediakan hotel sambil tiduran di bawah selimut nonton berita pagi. Kami berkumpul kembali sekitar jam 7.00 di aula tempat makan, ya kami mengisi perut dulu sebelum dheck out melanjutkan perjalanan. Menu yang disediakan adalah Nasi rawon+tempe goreng+pisang. Nasi Rawon memang sudah menjadi ciri khas makanan Jawa Timur. Di luar ternyata banyak pedagang lapak yang menjajakan oleh-oleh khas Malang, seperti keripik apel,nangka,salak ada juga dodo lapel, keripik kentang trus baju-baju khas Batu. Disini aku sempat beli keripik apel dan dodol.

Sekitar jam 08.00 kami rombongan melanjutkan kembali perjalanan, destinasi selanjutnya adalah PLTA Sutami. Perjalanan memerlukan waktu sekitar 2 jam , sempat melihat kampus UMM yang mana cukup besar dan lebih besar dari kampusku UMY , kampus binaan Muhammadiyah memang sangat bagus dalam pemeliharaan dan tata letak. Kemudian sempat juga melihat kampus UIM, UNM dan yang paling aneh kutemukan “Hanya ada di Indonesia” yaitu sebuah baliho besar disamping masjid dengan tulisan “Dijual Masjid 1m2=2 juta rupiah” , ada2 aja 😀 …saya belum nangkap maksud sebenarnya apa benar di jual atau minta pembebasan dg uang amal jariyah. 2 jam waktu yang cukup lama, maka kugunakan saja untuk istirahat tidur, sebenarnya aku punya kebiasaan terjaga kalo naik bis dengan harapan bisa menikmati pemandangan dan mengambil pelajaran sepanjang perjalanan, tapi untuk kali ini sulit sekali ngantuknya minta ampun…..

PLTA Sutami

Jam 10.00 bus kami sudah tiba di depan PLTA, petugas keamanan lagi2 harus memperivikasi ijin, sesaat kemudian pemandu mengumumkan untuk segera bersiap2, dan menyuruh kami untuk mematuhi setiap peraturan dan yang paling membuat kami kecewa yaitu di dalam bangunan PLTA dilarang untuk mengambil gambar, gak tau juga apa alasannya…kita sih manut saja. Setibanya disana saya cukup terkagum2 dengan bangunan Bendungan yang menjulang tinggi dan PLTA yang terawatt dengan baik. Terlebih lagi PLTA ini terletak di antara bebukitan yang udaranya terasa sejuk.

Disana kami dipandu oleh 3 pegawai, sehingga rombongan dibagi menjadi 3 untuk diajak berkeliling dan berbagi cerita mengenai PLTA Sutami. Untuk kelompok saya pertama di ajak ke pipa air intake dari atas (bendungan) ke bawah (bangunan PLTA). Diceritakan bahwasanya PLTA ini adalah rampasan perang dari Negara Jepang, didirikan pada tahun 1968 dan diresmikan pada tahun 1972 oleh Menteri Pekerjaan Umum saat itu yaitu Ir. Sutami, maka dari itu PLTA ini debri nama Sutami. Air bendungan sendiri berasal dari sungai Brantas. Diperlihatkan ada 3 pipa besar disana menandakan ada 3 unit pembangkit listrik yang mana setiap unitnya mempunyai kemampuan untuk menghasilkan llistrik 35 MW / 35 juta watt sehingga total apabila beroperasi semua adalah berjumllah 105 MW. Cukup besar untuk seukuran PLTA jadul, Kok jadul ? ya memang PLTA ini menggunakan teknologi asli jepang produksi Toshiba dimana saat ini sudah tidak ada sukucadangnya lagi, sehingga mengapa PLTA ini masih beroperasi karena kekreatifan pegawai sini untuk mengakalinya. Saat kami kesana unit yang beroperasi hanya 1 dengan output 20 MW, ada sedikit penurunan produksi karena debit air di Bendungan sedang menyusut dikarenakan sedang musim kemarau. Pemamdu menceritakan PLTA adalah pembangkit listrik yang sangat handal dan dapat mengatasi masalah krisis listrik, lama waktu untuk menghasilkan listrik paling lama 5 menit yaitu untuk membuka katup pipa agar air masuk ke runner atau penggerak turbin. Kami juga di ajak langsung ke lokasi turbin beliau menjelaskan tentang stator, rotor, air masuk. Konsepnya sebenarnya sederhana seperti dynamo pada umumnya, namun bedanya PLTA ini menghasilkan tegangan yang terlalu tinggi sehingga perlu dikonversi menggunakan travo sebelum dialirkan ke kabel sutet.

PLTA ini menjadi solusi ketika pembangkit-pembangkit lain memerlukan listrik untuk menginisiasi produksi listriknya, seperti PLTD, PLTN yang mana untuk menhasilkan listrik memerlukan waktu inisiasi yang lama. Inilah keunggulan PLTA dibanding dengan yang lainnya, sifatnya yang instan dan murah hanya memanfaatkan energy potensial air. Dan air yang keluar dapat dibendung lagi untuk penggerak Turbin PLTA lainnya, jadi air tidak terbuang percuma ke laut.

Itulah manfaat kita mempunya bendungan tak salah bila pemerintah mengkategorikannya sebagai unit vital bagi Negara. Sangat jelas irigasi, air baku, listrik , pariwisata , pengatur banjir semua dikendalikan oleh bendungan/waduk. Menjadi lebih indah untuk dilihat bahwa bendungan ini berada di daerah pegunungan, disana melintas rel kereta api yang menghubungkan Malang dengan Blitar.

Suatu hal yang patut kita syukuri memiliki kekayaan alam yang melimpah dengan berbagai potensi yang ada untuk kesejahteraan bersama.

Jawa timur Park I

Setelah melihat karya monumental, skrg saatnya refreshing ke Jatim Park 1 , tiba disana sekitar jam 3.00. Saya cukup terkagum-kagum ternyata di Jawa Timur memiliki taman bermain yang sangat besar namun tidak sebesar Dufan di Jakarta, namun wahana yang disajikan tidak kalah menarik. Memasuki sana kami diberi gelang identitas untuk menggunakan wahana sepuasnya. Tempat yang pertama kali kita cari yaitu food court karena kami semua mengalami lapar berjamaah,hehe….disana makanan kita beli dengan uang-uangan (voucher) senilai 15 ribu rupiah.Lumayan udah mengobati lapar, kami semua langsung tertantang untuk menjajal wahana. Pertama kali teman2 mencoba wahana 360 derajat, wahana yang sangat extreme menurutku , aku ketinggalan tidak mencoba karena temannya cm 3 jadi malas untuk menaikinya. Selanjutnya kami bersama2 naik wahana kapal angkasa yang memutar bikin mual, sampai2 salah satu teman muntah di tempat,hihihi…. 😀

Setelah merasa cukup bg permulaan saya tertantang naik tornado , sembari mengingat memori ketika di dufan betapa extreemnya wahana ini. Kemudian masuk rumah hantu, trus naik halilintar . Pingin naik kursi terbang tapi dilarang sama petugasnya katanya berat badannya terlalu besar,hhmmmpt, kemudian pingin naik kicir2 eh malah udah habis waktunya, seluruh wahana berhenti karena waktu menunjukan jam 16.30. Gagal deh mencoba semua wahana extreme…sebelum perut ini muntah ingin kucoba semuanya,hehe.. 😀

Batu Night Spectacular

Waktu udah sore, kami semua berkumpul kembali ke bus, disini saya jajan pentol dulu (makanan sejenis cilok,tahu,lumpia) sambil teringat dulu pas pertama kali memakannya ketika di Surabaya pas lomba jembatan civil expo ITS. Perjalanan dilanjutkan, pemandu bus kami mengajak dulu ke pusat oleh2, aku sempat beli buah apel segar. Setelah cukup, perjalanan dilanjut ke BNS (Batu Night Spectacular), sejenis arena bermain keluarga namun waktunya aja yang malam, kalo di kita mungkin mirip pasar malam. Yang beda mungkin dari sisi wahananya dimana disini lebih modern seperti wahana di dufan pada umumnya. Jadi kita bayar untuk masuk itu tidak termasuk fasilitas wahana, wahana harus bayar lagi rata-rata seharga 10 ribu. Pertama yang kami lakukan yaitu sholat, hal ini memang harus pintar cari waktu dan sepanjang perjalanan Jamak dan Qashar menjadi hal yang biasa bagi kami.Udah itu kami masuk bersama ke pintu masuk. Saya udah malas untuk bermain lagi sebenarnya terlebih harus ngeluarin uang lagi, namun aku akhirnya terayu untuk masuk taman lampion aku ikut2 aja di potret bareng sama mereka (adik angkatan). Ya tak apa2 lah itung2 menjaga mereka. 😀

Aku balik lagi ke bus bareng handoko, ketika berjalan banyak pedagang bakso, jagung, pentol menjajakan dagangannya. Aku sih milih jajan jagung manis aja udah kenyang soalnya.

Kamis, 5 Juli 2012

Jam menunjukan jam 21.30 akhirnya agenda refreshingnya sudaj selesai, Bus kembali pulang ke Yogyakarta, sempat berhenti sejenak di Klaten untuk mendirikan shlat subuh. Dan perjalanan dilanjut kembali. Sampai akhirnya kita kembali ke tempat asal yaitu halaman lobii fakultas. HHmmm, capek rek….Alhamdulillah, saya sangat menyukai safar untuk melihat keagungan ciptaan Alloh…semoga kita termasuk insan yang bersyukur, sadar akan kelestarian alam. aamiin

-Tamat-

Jawa Timur( 3-4 Juli 2012)

Sehari setelah pelaksanaan TKII UKI JAA selama 3 hari sampai tanggal 1 Juli 2012 rasa capek masih melekat pada tubuh, terutama pegal-pegal. Bayangkan saja tiap hari harus naik turun bukit mengangkat gallon berisi air.

Namun saya rasa istirahat sudah cukup, karena keesokan harinya Senin petang harus berangkat menuju Jawa Timur untuk mengikuti KKl yang di adakan oleh HMS UMY, dengan mengambil tema “Civil On Vacation”. Pagi harinya kusempatkan dulu nyuci baju dengan harapan sore udah kering. Kemudian beli sedikit bekal perjalanan, dan sempat main ke kampus untuk mengecek nilai.

Ba’da Maghrib saya menitipkan dulu motor saya ke garasi bapak kos, karena di kosan saya udah gak ada orang terkecuali saya, jadi agak riskan untuk meninggalkan motor di garasi. Setelah pamit, jalan kaki deh menuju kampus.

Sesampai dikampus saya berbincang2 dulu dengan Pak Jazaul Ikhsan dosen favorit saya beserta Aslim ketua HMS. Dan dilanjut dengan upacara pembukaan di loby fakultas.

Bus mulai berangkat jam 20.00 WIB melewati Ringroad Utara, dan berhenti sejenak di Karang anyar, kemudian transit pada pukul 04.30 untuk ISHOMA bertempat di rumah makan tepat pas perbatasan kabupaten Mojokerto dan Pasuruan.

Setelah cukup bersih dan kenyang,hehe…perjalanan dilanjutkan pukul 08.00 menuju kantor utama PT. Semen Gresik sekitar 30 menitan kami harus menunggu di luar gerbang untuk verifikasi ijin di pos keamanan. Keren lah pokoknya etos kerja pekerja di sini.

PT.Semen Gresik
Di semen Gresik kami disambut dengan cukup baik, kami diantar ke ruangan diklat untuk mengadakan presentasi dari pihak jurusan teknik sipil UMY dan humas Semen Gresik . Inti dari presentasi ini adalah kita harus berbangga masih memiliki produsen semen yang tergabung dalam BUMN. Yang mana kepemilikan sahamnya 51% milik Indonesia. Salah satu kelebihan Semen Gresik adalah sebagian laba yang didapat akan masuk ke kantong APBN sehingga kemanfaatannya akan terdistribusi ke berbagai sector. Berbeda kasusnya ketika para produsen semen bersifat swasta semua maka akan berpotensi pada persaingan yang tidak sehat serta penentuan harga yang tak terkendali. Semen Gresik hadir sebagai Leader dimana gabungan antara Semen Gresik, Semen Tonasa, Semen Padang. Saat ini pangsa pasar Semen Gresik mencapai 41 % dari keseluruhan penjualan di Indonesia. Pemasarannya sudah go International. Satu hal yang menarik adalah untuk pembuatan campuran beton Jembatan Suramadu PT. Semen Gresik membuat produk khusus dimana semen yang dihasilkan mempunyai sifat mekanis yang sangat bagus dan cocok untuk di laut namanya adalah Special Blended Cement (SBC).

Disana dijelaskan mengenai perbedaan Portland Composite Cement dan Portland Pozzolan Cement :

PORTLAND COMPOSITE CEMENT (PCC)

Adalah bahan pengikat hidrolis haisl penggilingan bersama-sama terak, gypsum, dan satu atau lebih anorganic. Kegunaan semen jenis ini untk konstruksi beton umum, pasangan batu bata, plesteran, selokan, pembuatan elemen bangunan khusus seperti beton pracetak, beton pratekan, dan paving block.

SUPER MASONARY CEMENT (SMC)

Adalah semen yang dapat digunakan untuk konstruksi perumahan dan irigasi yang struktur betonnya maksimal K225. Dapat juga digunakan untuk bahan baku pembuatan genteng beton hollow brick, paving block, dan tegel.

Bahan Pozzolan sangat berguna untuk menangkal air yang mengandung sulfat karena akan membuat beton terbentuk pori-pori (micro visual), apalagi bila kemasukan air chloride hal ini bisa mengakibatkan korosi pada tulangan sehingga memperkecil penampang.

Tanya jawab begitu mengalir, peserta begitu aktif bertanya, sampai pada pukul 11.00 agenda di Semen Gresik selesai.

PU Cipta Karya
Destinasi selanjutnya ke Kantor Dinas PU Cipta Karya Sidoarjo, sampai disana pukul 13.00. Dinas ini membidangi tentang perumahan, sanitasi dan tata ruang wilayah. Meskipun bidang Cipta karya, namun para peserta lebih menarik untuk menanyakan kondisi lumpur lapindo, banjir, prospek pembangunan perumahan disini. Senang rasanya berdiskusi dengan bapak-bapak disini selain memang pakar mereka juga sangat friendly dan menjelaskan sesuatu dengan detail. Bapak-bapak disini menganjurkan kepada mahasiswa agar tidak hanya belajar teknik saja karena di lapangan kemampuan social seperti sosialisasi ke masyarakat, administrsi, pendataan, tender hanmpir 60 % pekerjaan yang ada di Instansi ini. Ternyata benar apa yang sering diceritakan bapak ku diamana dalam kegiatan kerjanya dulu di BBWS Citanduy lebih sering bersifat social terjun langsung ke masyarakat. Tak henti-hentinya mereka memotivasi kami untuk segera cepat-cepat menuntaskan studi, mulai dari sekarang harus sudah memikirkan TA, dan apabila sudah lulus sebisa mungkin melakukan sertifikasi keahlian terutama saat ini kemampuan Tender sangat dibutuhkan bagi lulusan Sarjana Teknik Sipil. Agenda disini berakhir jam 15.30 , aku pun sekalian saja sholat disini di kantor yang dulunya bekas sekolah.

Jembatan Suramadu
Perjalanan dilanjutkan, namun ada sedikit perubahan dikarenakan hari sudah terlalu sore maka agenda kunjungan ke Pelabuhan tidak jadi, namun langsung menuju Jembatan Suramadu dimana kami harus menyebrang untuk bisa menyaksikan maha karya Indonesia di bidang teknik sipil. Gak nyangka pokoknya bisa nyebrang jembatan sepanjang itu.

Namun saya kira investasi ini tidak akan rugi selain telah menghubungkan akses ekonomi yang mudah antara Pulau Jawa dan Madura, jembatan ini juga bisa menghasilkan keuntungan yang besar contohnya saja satu mobil Bus kalo tidak salah dikenakan biaya 70 ribu rupiah. Layaknya sebuah jalan tol dimana para investor dipastikan akan untung. Sekitar jam 17.30-an kami rombongan balik lagi ke Surabaya di tengah-tengah jembatan kami dapat melihat matahari Sunset, dan juga hiruk pikuk Pelabuhan Tanjung Perak. Perjalanan selanjutnya adalah menuju Hotel di daerah malang kami check in sekitar jan 22-an….Dingin rek….Sebelumnya kami juga menyaksikan betapa tingginya tanggul penanggulangan lumpur lapindo, dan tau mana yang disebut sunagi Porong dimana kalo di TV-TV diceritakan bahwa lumbur dialirkan kesana dan menurut Kabid PU tadi lumpur lapindo lewat Sungai Porong ini telang membentuk suatu delta di muara menjadi pulau baru.

(bersambung-)

Kota Banjar punya sanitary landfill loh….!keren kan?
Apa itu sanitary landfill? yaitu tempat pembuangan sampah terpadu

Berikut ini adalah Profil TPA Kota Banjar yang disalin dari blog  http://tpakotabanjar.blogspot.com

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Cibeureum, Kecamatan/Kota Banjar menjadi percontohan penerapan sistem 3R (Reuse, Reduce, Recyle) kategori kota kecil. Tampak salah satu sudut TPA Cibeureum yang mengelola 3R terlihat bersih.*

Konsep Pembangunan TPA:

  • Membangun TPA yang terintegrasi dengan pengelolaan persampahan
  • Merancang secara rekayasa sarana prasarana Landfill
  • Merencanakan pengoperasian Landfill dengan kaidah yang tepat guna
  • Merencanakan pemantauan sarana baik selama masa operasi maupun pada pasca operasi
  • Merencanakan Sistem operasi TPA Kota Banjar dengan 2 sistem : Sanitary Landfill dan Komposting
  • Perencanaan pengelolaan sampah yang terpadu dan efektif
  • Merencanakan pengoperasian TPA dengan fungsi regional
  • Merencanakan kesatuan jaringan antara TPS dengan TPA dalam satu sistem operasi

Konsep Teknis :

  • Pembangunan Zona Cell (cekungan sampah)
  • Pembangunan gedung pengolah sampah
  • Pembangunan Sarana pengolahan Leacheate
  • Pembangunan Kantor TPA
  • Pembangunan Hanggar Kendaraan dan Alat Berat
  • Pembangunan Buffer zone
  • Pembangunan Jalan Manuver
  • Pembangunan Utility
  • Pengadaan Mesin Pengolah Sampah
  • Pengadaan Alat berat
  • Pengelolaan 3 R (Reduce, Reuse, Recycle)

Sistem Operasi :

  • Sanitary LandFill
  • Komposting
  • Peletasi/Granul
  • B3 (Bahan Berbahaya Dan Beracun)/Penelitian Laboratorium
TPA sebagai Center Of Education Persampahan

Kota Banjar adalah satu-satunya Kota yang terpilih untuk menerima bantuan Puskim sesudah melalui seleksi dan evaluasi terhadap ujicoba model berskala 1 : 1 yang diharapkan akan menjadi standar operasional terhadap pengelolaan sampah yang berbasis 3 R.
Dan untuk selanjutnya TPA Kota Banjar akan menjadi etalase Puskim sebagai Center Education Pengelolaan Persampahan.

[Kegiatan 3R dan Komposting]

[Penerapan Geotextile Geomembran]






[Proses Sanitary Landfill]



 

 

Mega Bazar Computer 2012
@ JEC

Sore hari, temanku lukman ngajak aku ke JEC. Dia pengen kesana karena mau beli printer, kemudian ku stujui saja karena aku juga berniat membeli sesuatu. Suasana mendung dan sedikit gerimis menemani perjalanan, menyusuri spot-spot kota Jogja.Sesampai disana kami langsung bergegas masuk tanpa beli karcis masuk, hehehe. Kok bisa ? ya karena aku punya member card hehe mau keluar masuk beribu2 kalipun tak masalah :). Nih dia kartunya, meskipun sebentar lagi expired :

Kemudian keliling2 deh kayak tawaf, lumayan olahraga kaki. Berpindah dari satu stand ke stand lainnya. Mencari mana yang menawarkan harga paling murah (naluri anak kosnya muncul). Sebenarnya dalam benak pengen beli segala,hehe….tp gak punya duit banyak jd harus pake prioritas. Sempat terlintas ingin beli DVD RW eksternal, charger multifungsi, charger batere, tinta printer, hardisk ekternal, TV tunner. Tapi itu semua rata2 mahal2 eee sedangkan aku bw uang cm 300rb. Akhirnya kuputuskan beli DVD eksternal aja, soalnya DVR RW bawaan laptop udah rusak udah berbulan2 notebook-ku gak bisa me-read CD. Cukup bersusah payah juga aku mencarinya di awal ada yg menjual 500rb, kemudian 400rb, 350rb dan akhirnya kutemukan juga harga paling murah namun bermerk. Harga nya adalah 320rb produk keluaran Samsung. Karena uangnya kurang akhirnya aku minjem uang dulu ke lukman 50rb. Dan sisanya kubeli pernak-pernik yang sedang promo harganya. Alhamdulillah, akhrinya notebook-ku udah tidak pincang lagi [eh ada deng baterainya udh mati,kapan2 harus beli]. Ya, aku harus menabung lagi biar pada saatnya butuh aku tidak perlu meminta kepada orang tua. Semoga semuanya bermanfaat tidak ada yang mubadzir…

Nih dia belanjaanku, hehe

slim portable DVD writer @ IDR 320K

Mouse pad Angry Bird @ IDR 8K

mini vacuum cleaner for laptop @IDR 15K

Multi card reader @IDR 8K

Apa sih IPA Ultra-filtration?

IPA Ultra-filtration  adalah salah satu motode nonkonvensional dalam instalasi pengolahan air. Dalam prosesnya air baku diproses menjadi air bersih siap minum dengan menggunakan teknologi saringan/membran.

Ultrafiltrasi adalah teknologi penyaringan air bertekanan dengan menggunakan membran yang terbuat dari hollow fiber sebagai media penyaring untuk memisahkan partikel yang terkandung dalam air. Ultrafiltrasi sendiri memiliki pori-pori penyaring sebesar 0,02 – 0,001 mikron sehingga hanya memungkinkan cairan dan partikel yang lebih kecil ukurannya saja yang dapat melewatinya.

Ultrafiltrasi mampu mengatasi permasalahan yang ada pada air, diantaranya:
1.       Menghilangkan hampir semua partikel, padatan tersuspensi, bakteri, virus dan jenis pyrogenic dari hasil industri farmasi.
2.       Menghilangkan bahan koloid.
3.       Menghilangkan molekul yang memiliki berat jenis yang tinggi.[http://vegatyan.com]

Dikutip dari Berita online Radar :

Kepala Dinas PU Kota Banjar, Ir. H. Ojat Sudrajat, MM., melalui Kasie. Perencanaan Bidang Cipta Karya, David Abdillah, mengatakan, Senin (9/1)

Pembangunan IPA PDAM masih dalam tahap pengerjaan. Pembangunan IPA mengusung sistem teknologi canggih (Ultra Filtration) yang rencananya akan diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhaan air di wilayah Banjar Selatan, meliputi Balokang, Jajawar, Cibeureum, Situbatu, Binangun, Batulawang dan Karyamukti.

Proyek ini didanai dari APBN sebesar Rp.11,5 miliar, dan di-sharing dengan APBD Kota Banjar sebesar Rp.2,55 miliar. Alokasinya, dari APBN diperuntukkan bagi pembangunan instalasi pengolahan airnya, sedangkan dana dari APBD dialokasikan untuk pembuatan jaringannya.

Pembangunan dimulai dengan pengerjaan Water Treatment Plan, Ruang Jen-Set, penyediaan pipa distribusi, dan penampungan. Pengolahan air dengan sistem Ultrafiltration menggunakan teknologi membran, dimana air baku disaring dengan daya atau tekanan tinggi, hingga tersisa H2O (air jernih), tidak menggunakan bahan kimia, dan mampu menghasilkan air minum hingga 50 liter perdetik.

“Air yang diolah dengan sistem ultra filtration hasilnya bisa langsung diminum. Di Dunia, IPA Ultrafiltrationini baru ada tiga, yaitu di Jeddah, Arab Saudi, Perth, Australia, dan Kota Banjar, Indonesia,” jelas David.

Suatu pencapaian yang bagus bagi pemerintahan kota Banjar dimana mempunyai IPA berteknologi tinggi dan menjadi percontohan. Dengan berdirinya Instalasi tambahan ini sudah pasti akan menambah kapasitas layanan PDAM bagi warga kota Banjar. Dan setelah saya melihat ke lapangan tempat IPA ultrafiltration ini bisa menjadi pusat studi, wisata teknologi, dengan pemandangan aliran sungai Citanduy di belakang bangunannya. Saya yakin tempat ini bisa menjadi daya tarik warga untuk berekreasi wisata alam berupa Sungai. Lokasinya tidak jauh dari Terminal Bus , Taman wisata air “Water Park Kota Banjar”, stadion sepakbola, Rumah sakit , Pasar Banjar.

Mengapa kawasan sungai pantas menjadi tempat rekreasi? ya, karena sekarang tebing-tebingnya sudah aman diperkuat dengan “retaining wall” dinding penahan tanah, lebih dari itu warga akan dimanjakan dengan paving-block dimana bisa dijadikan jogging track. Sebenarnya sebelumnya sudah dibuat jogging track di kawasan ini, namun mendapat kecaman dari pemerhati DAS Citanduy, dimana suatu konstruksi di daerah sempadan sungai sangat berbahaya. Para ahli sebenarnya memperbolehkan saja di kawasan parunglesang ini ada jogging track namun lereng sungainya harus dibuat turap/penahan tanah.

Ya, lagi-lagi kota Banjar melakukan gebrakan-gebrakan baru. Yang mana pembangunannya saya lihat menjurus pada sustainable development [pembangunan yang berkelanjutan].


My Instagram

Terjadi error saat mengambil gambar dari Instagram. Upaya akan diulangi beberapa menit lagi.

Terimakasih atas kunjungannya ^^

arsipp

November 2017
S S R K J S M
« Agu    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Blog Stats

  • 223,700 hits

jadwal sholat untuk daerah kasihan-bantul-YKT

Zifa Engineering Consultant

my workplace

pengunjung

free counters

peta

twitter