Posted by: fadlyfauzie on: May 18, 2012
Bila mengingat umur ,aku udah sampai pada kepala 2. Ternyata udah tua pemirsa, hehhe
Aku selalu berfikir bahwa usia segini adalah waktunya untuk mandiri secara materi, tak usah lagi lah berlindung di ketiak orang tua.
Namun dilematis juga, studi kuliah tentu hanya bisa berjalan ketika disokong oleh orang tua terkecuali memang sebelumnya sudah terbiasa berbisnis.
Sempat terfikir juga bagaimana kalo aku belajar mandiri, yaitu dengan merintis bisnis, menjadi guru les privat atau apalah…
Namun ternyata akan sulit juga mengingat saya kuliah di fakultas teknik, yang mana cukup padat.
Pupus sudah rencana mau mandiri saat masa kampus
Ternyata kasih sayang orang tua begitu besar, beliau tidak membolehkan saya untuk kerja sampingan, mereka menginginkanku fokus belajar di kampus.
Saya sadar bahwa biaya kuliah sangat besar, apalagi bagi ayahku yang kini telah pensiun. Usiaku saat ini sudah saatnya punya ma’isyah (penghasilan) sendiri. Tapi mereka masih mensupport aku sampai lulus nanti tiada lain adalah karena kasih sayang sebagai orang tua kepada anak.
Terimakasih mamah, apa..
Sokongan orang tua bukan berarti aku boleh terlena, aku harus tetap berikhtiar.
Pencarianku terhadap beasiswa akhirnya kutempuh, alhamdulillah karunia Alloh menghampiriku…
Tahun ke-2 dapat BU dan PPA dan tahun ke-3 juga dapat BU, syukur Alhamdulillah…
Meskipun dari segi nominal tidaklah terlalu besar untuk memenuhi seluruh biaya kuliahku….namun setidaknya disini saya sudah bisa membuat orang tua tersenyum, bahagia, bangga. Ibu sangat bahagia bila aku dapat beasiswa, ataupun honor lainnya , dan saya yakin bukan dari besarnya nominal ibuku melihat namun dari usaha diriku untuk bisa mandiri walau sedikit.
Mungkin ini caraku ber-birrul walidain disaat tidak dirumah,membuat mereka tersenyum dengan prestasi…semoga mamah dan apa selalu meridhoi langkah-langkahku.
Sesungguhnya keberkahan ini takkan terputus ketika selalu mengingat-Mu, maka jadikan selalu aku berdzikir pada-Mu ya Rabb,tetap ber-birrul walidain dan juga berkahilah orang tuaku yang tiada hentinya mendoakan anak-anaknya dalam setiap sholat.
Posted by: fadlyfauzie on: May 16, 2012
Arsitektur adalah bidang di mana konsep seni dan estetika yang ditanamkan Allah dalam diri manusia dapat terlihat. Tapi tahukah Anda, ternyata masih terdapat banyak arsitek di alam ini yang sama terampilnya dengan manusia? Salah satu dari sekian banyak contoh yang ada adalah berang-berang.

Menebang Pohon dengan Gigi dan Cakar
Kisah tentang berang-berang dimulai dengan seekor pejantan dan betina yang pergi untuk membuat sarang baru untuk mereka sendiri. Pasangan berang-berang ini akan membangun rumahnya di atas sungai. Tapi, untuk mengerjakannya, pertama kali mereka harus membendung laju arus sungai. Untuk menahan laju aliran ini mereka menggunakan cara yang sama seperti yang telah dilakukan manusia selama ratusan tahun. Dengan kata lain, mereka membuat bendungan.
Untuk memulai membangun bendungan, pertama-tama mereka harus mendapatkan bahan baku. Bahan baku ini terdiri atas balok kayu dan cabang-cabang pohon. Berang-berang mulai bekerja dengan pergi menuju areal hutan di sekitar sungai. Pertama-tama mereka memakan sedikit dedaunan dari pohon yang mereka temukan. Tapi tugas utama mereka adalah menebang dan mendorong pohon ini hingga roboh. Mereka melakukannya dengan cara menggerogoti batang utama pohon tersebut. Yang menarik di sini adalah mereka menggerogoti kayu sedemikian rupa sehingga ketika pekerjaan menebang berakhir, batang pohon senantiasa roboh ke arah sungai.
Menebang dan merobohkan pohon masih merupakan bagian pekerjaan yang paling sederhana. Selanjutnya, berang-berang memotong pohon tersebut pada cabang-cabangnya. Mereka memulai membangun bendungan dengan meletakkan cabang-cabang tersebut di depan gelondongan kayu terbesar yang telah mereka robohkan sebelumnya. Perlu diketahui bahwa, setiap saat, peralatan yang mereka gunakan hanyalah cakar dan mulutnya saja.
Mereka melakukan pekerjaan menebang pohon dan membangun bendungan dengan penuh kesabaran. Dua ekor berang-berang menebang rata-rata empat ratus pohon per tahun. Mereka memotong-motong pepohonan yang berada agak jauh dari bendungan pada cabang-cabangnya, dan kemudian menyeret potongan-potongan tersebut ke bendungan.
Berang-berang selalu menggunakan gigi depan untuk menggerogoti batang atau cabang pohon. Karena mereka menggunakannya setiap waktu, maka gigi depan ini menjadi tumpul atau rusak. Tetapi rahang berang-berang dibuat dengan memperhitungkan semua hal ini sebelumnya. Gigi depannya yang tajam selalu tumbuh memanjang, layaknya kuku manusia. Demikianlah, Allah Yang Maha Besar, yang menciptakan berang-berang, juga menciptakan gigi mereka sesuai dengan pekerjaan yang harus mereka lakukan.
Tubuh berang-berang didisain sedemikian rupa sehingga memudahkan mereka untuk berenang dan menyelam dalam air. Kakinya berselaput sehingga mudah mengayuh air. Ekor belakangnya berbentuk seperti dayung raksasa, sehingga mereka dapat berenang dengan nyaman dalam air. Read the rest of this entry »
Posted by: fadlyfauzie on: May 16, 2012
Metode vegetasi produktif adalah metode stabilisasi lereng yang memanfaatkan tanaman sebagai media untuk mengikat tanah. Metode dengan memanfaatkan tanaman produktif sebagai tanaman pencegah erosi dan longsor ini, selain terfokus pada menciptakan lereng yang stabil , juga berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Menjelang awal tahun 2012 curah hujan di beberapa daerah di Indonesia semakin meningkat, bahkan di beberapa daerah sudah terjadi bencana banjir. Bahkan, longsor dan banjir bandang juga meluluhlantakan pemukiman masyarakat, seperti yang terjadi di Desa Tiang, Kecamatan Kejajar, Wonosobo Jawa tengah beberapa waktu lalu, yang menyisakan kepedihan mendalam bagi msayarakat yang tertimpa bencana.
Bagi daerah lain yang rawan longsor dan banjir, juga menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya bencana di musim hujan tersebut. Apalagi pada saat puncak musim hujan yang diprediksi akan terjadi antara Januari-Maret 2012 mendatang, masyarakat merasa was-was akan datangnya bencana yang sering terjadi saat musim hujan.
Di daerah-daerah yang rawan tanah longsor, pada saat curah hujan yang tinggi, ditambah dengan kondisi lereng yang tidak stabil, sangat rentang terhadap kelongsoran. Air hujan yang meresap ke dalam tanah, selain menurunkan nilai kohesi tanah, juga menambah massa tanah tersebut. Dari beberapa kasus longsor yang terjadi selama ini, diketahui terdapat enam tipe utama longsoran, antara lain : mengalir, ambrukan, melorot, meluncur, merayap dan jatuhan. Seluruh tipr longsoran tersebut diakibatkan karena tidak adanya ikatan yang kuat antara lapisan tanah atas (topsoil) dan lapisan bedrock di bawahnya.
Resiko Longsor
Pada kondisi lereng yang stabil massa lapisan tanah atas mampu ditahan oleh kohesi antar partikel tanah topsoil, adhesi lapisan topsoil dan bedrock. Jika terdapat vegetasi pada lapisan tanah atas, akar-akar vegetasi yang ada juga mampu menahan gayagravitasional oleh massa tanah akibat terdapat slope atau kemiringan. Read the rest of this entry »
Posted by: fadlyfauzie on: May 7, 2012
Posted by: fadlyfauzie on: May 6, 2012
| Rekapitulasi Nilai Akhir | ||
| Peringkat | Nama Tim | Nilai |
| 1 | Longlast | 75.23 |
| 2 | Alpha | 74.61 |
| 3 | D’Jogtul | 74.51 |
| 4 | MUHIBA | 74.33 |
| 5 | paparabun | 74.17 |
| 6 | Bulan Sabit | 72.99 |
| 7 | D’Jogging | 70.68 |
| 8 | The Legend Warm Bridge | 70.14 |
| 9 | Mahkota Raja | 68.63 |
| 10 | SKABRIDGE | 64.82 |
| 11 | MANTESSA 1 | 60.97 |
| 12 | Moega Holic Creativity | 53.62 |
| 13 | Sabulussalam | 44.88 |
| 14 | MANTESSA 2 | 41.75 |
Sebagai juara Favorit adalah tim Bulan Sabit
Terimakasih kepada para peserta atas partisipasinya, semoga menjadi motivasi kembali untuk bersemangat dalam mengukir prestasi. Dan selamat kepada para juara semoga menjadi pengalaman yang berharga.
Lampiran(download):
1. Rekapitulasi Nilai
2. Data Waktu pembuatan dan dimensi jembatan
source: stickbridgeumy.blogspot.com
Posted by: fadlyfauzie on: May 3, 2012
Stick Bridge Competition
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
www.stickbridgeumy.blogspot.com
Posted by: fadlyfauzie on: April 9, 2012
Abu Hurairah radiyallohuanhu. pernah meriwayatkan bahwa Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam bersabda,”Jadilah orang yang wara’, niscaya engkau menjadi orang yang paling (gigih) beribadah.Jadilah orang yang qona’ah, niscaya engkau menjadi orang yang paling bersyukur. Berbahagialah jika orang lain mendapatkan apa yang engkau sukai, niscaya engkau menjadi mukmin. Berlaku baiklah terhadap tetanggamu, niscaya engkau menjadi orang muslim. Dan sedikitkanlah tertawa, sesungguhnya banyak tertawa mematikan hati” H.R Ibnu Majah
Membaca hadits ini, hati berfikir apakah diri ini masih istiqomah dengan sikap2 diatas. Ya, Allah sesungguhnya hamba takut akan disorientasi setelah engkau sampaikan dakwahnya kepadaku. Ketika posisi kita sudah lebih tinggi dari sebelumnya, baik itu kedudukan, ekonomi, prestasi, dan banyak rizqi lainnya, sesungguhnya aku merasa godaan semakin besar, terpaan semakin kuat.Ingin rasanya mengulang (sikap) masa lalu ,yang mana dalam beberapa keterbatasan membuatku selalu semangat dan optimis, ketika diri ini tidak banyak dikenal.
Tidak..aku harus terus memandang dan menerobos masa depan, yang lalu biarlah berlalu dan dijadikan kau pelajaran. Kunci semua ini kau harus senantiasa bersyukur…dengan kesyukuran ini manfaatkanlah segala potensi rezeki untuk beribadah.
Ya muqolibal qulub tsabit qolbi ‘ala dinik, Robbana latuzig qullubana ba’daidz haddaitana wahabblana miladunka, rohmatan innaka antal wahab
Posted by: fadlyfauzie on: March 29, 2012
Banjir dalam kasus ini adalah disebabkan oleh kesalahan system dan konstruksi drainase. Pembuatan saluran drainase yang salah dan tidak teratur akan memperbesar peluang banjir.
Saluran drainse dikatakan bermasalah ketika tidak mampu mengakomodir debit ketika banjir. Banyak factor yang menyebabkan konstruksi drainase tidak memenuhi criteria aman. Pertumbuhan kota dan perkembangan industry menimbulkan dampak yang cukup besar pada siklus hidrologi sehingga berpengaruh besar terhadap system drainasi. Sebagai contoh ada perkembangan beberapa kawasan hunian yang disinyalir sebagai penyebab banjir dan genangan di lingkungan sekitarnya. Hal ini disebabkan karena perkembangan urbanisasi, menyebabkan perubahan tata guna lahan, sedangkan siklus hidrologi sangat dipengaruhi oleh tata guna lahan. Oleh karena itu setiap perkembangan kota atau wilayah harus diikuti dengan perbaikan system drainase, tidak cukup hanya pada lokasi yang dikembangkan, melainkan harus meliputi daerah sekitarnya juga.
Jaringan drainase perkotaan meliputi seluruh alur air, baik alur alam maupun alur buatan yang hulunya terletak di kota dan bermuara di sungai yang melewati kota tersebut
Analisis hidrologi diperlukan untuk perencanan drainase maupun jembatan yang melintas ungai atau saluran. Perencanaan fasilitas transportasi bukan satu-satunya kegiatan yang harus mempertimbangkan kelancaran air akibat hujan. Setiap kegiatan yang melibatkan lahan sebagai objek, seperti perumhan, perkantoran, dan industri harus mempertimbangkan aliran air hujan. Pengembangan lahan biasanya diikuti penambahan lapisan kedap air yang berakibat pada peningkatan laju dan volume aliran permukaan.
Pada beberapa lokasi pengembangan lahan, dimana penambahan lapisan kedap air besar, pembangunan kolam penahan mungkin diperlukan untuk mengontrol kenaikan aliran permukaan. Besarnya beban aliran yang diterima oleh sungai-sungai pada musim penghujan menyebabkan sering terjadinya banjir akibat luapan air sungai. Banjir juga umumnya disebabkan oleh kurangnya daerah resapan air dan daerah retensi, seperti rawa dan tambak yang direklamasi menjadi kawasan pemukiman dan industri. Selama ini disetiap musim hujan selalu timbul masalah banjir yang meresahkan masyarakat di sepanjang saluran drainase. Pemanfaatan tanggul dan bantaran sungai oleh masyarakat setempat menjadi daerah hunian dengan membangun rumah-rumah permanen/semi permanen berdampak terjadinya hambatan aliran dan berkurangnya kapasitas tampung saluran drainase itu sendiri. Berdasarkan kondisi tersebut diatas, maka dipandang perlu untuk melakukan suatu perencanaan normalisasi sungai yang berdasarkan pada prinsip partisipatif dengan kesepakatan dari pihak yang terkait sehingga pengendalian daya rusak air yang terjadi dapat dilaksanakan bersama.
Untuk mengatur permasalahan infrastruktur tersebut, diperlukan system drainase yang berwawasan lingkungan, dengan prinsip dasar mengendalikan kelebihan air permukaan sehingga dapat dialirkan secara terkendali dan lebih banyak memiliki kesempatan untuk meresap ke dalam tanah. Hal ini dimaksudkan agar konservasi air tanah dapat berlangsung dengan baik dan dimensi struktur bangunan sarana drainase dapat lebih efisien. Untuk dapat memadukan berbagai tingkat kepentingan, maka perlu diupayakan adanya koordinasi antara instansi atau lembaga yang terkait dengan masyarakat.
Peran serta masyarakat dilakukan dengan pendekatan partisipasif dengan melibatkan seluruh masyarakat yang ada dalam pembangunan system drainase. Di samping itu peraturan yang menjangkau perilaku masyarakat harus berjalan dengan baik dan konsekuen, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memelihara sistem drainase, meningkatkan rasa memiliki dan eningkatkan sifat peduli terhadap lingkungan. Untuk itu mulai sekarang segala kebijakan publik harus elibatkan masyarakat baik itu yang berupa pembangunan fisik maupun non fisik, sejak awal unculnya ide pembangunan infrastruktur sampai dengan pengoperasiannya.
Posted by: fadlyfauzie on: March 4, 2012
Mega Bazar Computer 2012
@ JEC
Sore hari, temanku lukman ngajak aku ke JEC. Dia pengen kesana karena mau beli printer, kemudian ku stujui saja karena aku juga berniat membeli sesuatu. Suasana mendung dan sedikit gerimis menemani perjalanan, menyusuri spot-spot kota Jogja.Sesampai disana kami langsung bergegas masuk tanpa beli karcis masuk, hehehe. Kok bisa ? ya karena aku punya member card hehe mau keluar masuk beribu2 kalipun tak masalah
. Nih dia kartunya, meskipun sebentar lagi expired :
Kemudian keliling2 deh kayak tawaf, lumayan olahraga kaki. Berpindah dari satu stand ke stand lainnya. Mencari mana yang menawarkan harga paling murah (naluri anak kosnya muncul). Sebenarnya dalam benak pengen beli segala,hehe….tp gak punya duit banyak jd harus pake prioritas. Sempat terlintas ingin beli DVD RW eksternal, charger multifungsi, charger batere, tinta printer, hardisk ekternal, TV tunner. Tapi itu semua rata2 mahal2 eee sedangkan aku bw uang cm 300rb. Akhirnya kuputuskan beli DVD eksternal aja, soalnya DVR RW bawaan laptop udah rusak udah berbulan2 notebook-ku gak bisa me-read CD. Cukup bersusah payah juga aku mencarinya di awal ada yg menjual 500rb, kemudian 400rb, 350rb dan akhirnya kutemukan juga harga paling murah namun bermerk. Harga nya adalah 320rb produk keluaran Samsung. Karena uangnya kurang akhirnya aku minjem uang dulu ke lukman 50rb. Dan sisanya kubeli pernak-pernik yang sedang promo harganya. Alhamdulillah, akhrinya notebook-ku udah tidak pincang lagi [eh ada deng baterainya udh mati,kapan2 harus beli]. Ya, aku harus menabung lagi biar pada saatnya butuh aku tidak perlu meminta kepada orang tua. Semoga semuanya bermanfaat tidak ada yang mubadzir…
Nih dia belanjaanku, hehe
Ada yg komen baru2 ini