fadlyfauzie's Blog

Lantai Baja Orthotropic

Posted on: September 17, 2011

Inovasi ini bagi negara maju seperti amerika sudah lama diterapkan. Namun bagi negara kita Indonesia baru di dikaji dan dicoba baru-baru ini. Tujuan penggunaan lantai baja orthotropic adalah sebagai alternatif pengganti lantai beton/slab pada jembatan rangka baja. Bahkan saat ini sudah sangat maju dengan adanya teknologi box girder yang mana salah satu penerapan dek baja orthotropic paling modern. Disinyalir saat penggunaan lantai beton memiliki banyak kekurangan. Dengan menggunakan lantai baja orthotropic mempunyai keunggulan dalam kemudahan konstruksi.

Berikut perbedaan konstruksi jembatan konvensional(lantai beton) dengan konstruksi jembatan lantai baja orthotropic. Disampaikan oleh Direktur Bina Teknik Ditjen Bina Marga Kementrian PU, Purnomo :

Jembatan Konvensional

  • Menggunakan lantai atau slab geladak beton bertulang.
  • Rawan terhadap kerusakan pada lalulintas yang sangat padat.
  • Perbaikan lebih sering, karena sering terjadi keretakan. Karena perbedaan kekakuan antara rangka “truss” dengan pelat beton.
  • Perbaikan memerlukan setting time yang cukup untuk mencapai kekuatan tertentu. Sehingga memerlukan traffic management yang baik agar tidak mengganggu lalu lintas
  • Biayanya lebih murah

Jembatan lantai Baja Orthotropic

  • Lebih ringan, dimana bisa mengurangi 45% bobot mati dari jembatan biasa.
  • Biaya konstruksi lebih mahal
  • Instalasi lebih mudah dan cepat karena bahan merupakan hasil fabrikasi. Sehingga dapat diterapkan pada jembatan dengan volume lalulintas yang tinggi.
  • Kontrol mutu pelaksanaan lebih terjamin
  • Sifatnya lebih daktail
  • Perkerasan menggunakan “asphalt cement” AC/WC, direkatkan dengan lapis tipis membran (latisma) dan water proofing guna mencegah perkaratan.
  • Meminimalkan retak pada sambungan las
Sistem struktur, lapis perkerasan ditopang/menempel pada pelat baja, pelat baja ditopang oleh rusuk longitudinal (ribs) , ribs longitudinal ini ditopang oleh rusuk transversal(melintang), dan rusuk tranversal ini ditopang oleh girder/gelagar utama baik itu berupa rangka baja taupun plate girder. Meskipun box girder sama-sama dari pelat orthotropic tapi sistemnya berbeda dengan jembatan baja biasa.
Saat ini PU sedang mencoba dan mengevaluasi inovasi ini pada jembatan Cipait, Pekalongan-Pemalang, Jateng. Lokasinya tepat di jalur Pantura yang sangat ramai. Struktur rangka utamanya tidak di rubah, jembatan yang dibangun pertama kali tahun 70-an inihanya mengganti lantainya saja dikarenakan sudah rusak.
Sumber : Majalah Techno Konstruksi

3 Tanggapan to "Lantai Baja Orthotropic"

selengkapnya dapat dibaca pada majalah Techno Konstruksi edisi Mei 2011

betul sekali….he
(ketahuan)

Terima kasih infonya. Sangat bermanfaat..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

My Instagram

Menghabiskan petang bersama di @kedaiomgendut ,soda mintnya bikin seger... Bersama mamang beca kota Banjar, sunmor. Dempet2an maklum pant**nya sama2 lebar 😅😅 Pemandangan danau dan pura bedugul dari atas masjid besar bedugul. Disini udaranya dingin dan sering hujan, ibarat lembangnya bandung atau kaliurangnya sleman. #bedugul #bali #keren👍

Terimakasih atas kunjungannya ^^

arsipp

September 2011
S S R K J S M
« Agu   Nov »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Blog Stats

  • 176,135 hits

jadwal sholat untuk daerah kasihan-bantul-YKT

Zifa Engineering Consultant

my workplace

pengunjung

free counters

peta

twitter

%d blogger menyukai ini: