fadlyfauzie's Blog

Sampai Jumpa Kembali Jogja!

Posted on: Desember 2, 2013

800px-Jogja
Ingin segera meninggalkan Jogja

Sewaktu pertamakali dinyatakan lulus skripsi, pikiran selanjutnya yang muncul adalah bagaimana agar bisa cepat-cepat bekerja, dan memang kontrak kos-kosan sudah ku setting berakhir di bulan oktober 2013. Saya saat itu langsung antispatif mulai dari bikin CV/riwayat hidup, register member web penyedia info lowongan kerja, surving web-web perusahaan yang membuka job vacancies, ikut tes toefl. Toefl menjadi salahsatu perhatian karena aku ingin sekali bekerja di kementrian PU atau BUMN dimana menjadikan toefl sebagai syarat. Sehingga setelah lulus ada rencana pengen ikut kursus bahasa Inggris d Jogja biar mantap, sedangkan orangtua saya disana sudah menyuruh saya pulang ,kalaupun mau kursus mereka menyuruh agar di Tasik saja. Saat itu sulit untuk menentukan pilihan karena disaat yang berbarengan pihak jurusan tempat saya kuliah memberikan tawaran untuk membantu menjadi Asdos. Akhirnya saya memilih untuk lebih lama tinggal di jogja dengan alasan ingin belajar bahasa Inggris (Toefl) dan menjadi asdos.

gak jadi deh pulang cepet-cepet , padahal orang tua sudah merindukan kepulangan saya

Rencana tinggal rencana

Setelah silaturahmi ke rumah dan minta ijin, aku putuskan untuk memperpanjang kontrak kos-kosan sampai bulan Januari, dan tinggal lebih lama di Jogja. Untuk les bahasa inggris saya berfikir ulang, ikutan les kan biayanya mahal, padahal saya udah malu banyak minta support lagi orang tua, saya ingin mandiri, akhirnya aku putuskan untuk ikut tes toefl aja , saat itu aku ikut di UMY n UGM tapiii hasilnya belum mencapai target skor 500 -_- . Ya sudahlah hasilnya negatif karena akunya jg gak serius persiapannya,hehe…Sebenarnya saya ngusahain Toefl ini untuk ikutan CPNS Kementrian PU, namun setelah tau persyaratannya kurang (harus ijazah asli, padahal saya belum wisuda) pupus sudah deh, terus daftar kontraktor atau konsultan BUMN pun gak ada satu pun yang nyangkut . Setelah itu saya memutuskan untuk berhenti memperjuangkan Toefl dalam artian ditunda dulu. Untuk kedepan tetap saya sebisa mungkin harus punya Toefl tinggi.

Untuk asdos, berminggu-minggu belum ada panggilan untuk mengisi kelas. Dalam hati geram juga, banyak waktu yang tidak produktif. Saya mempunyai anggapan bahwa saya berstatus kontrak jadi harus bertanggung jawab penuh. Namun ternyata tidak, saya baru bisa ngisi tergantung kemauan dosen. Niat awal ingin membantu jurusan dan sekalian belajar mengajar, namun yang kudapatkan adalah kebosanan, mungkin aku memang tidak cocok menjadi akademisi. Akhirnya dari 2 tawaran asdos hanya 1 yang saya jalani.

Ditengah kebuntuan dan kekacauan planning ada seorang teman yang menawarkan pekerjaan di jogja sebagai pengawas, seperti angin segar saya pun menyanggupinya, dengan syarat sewaktu2 saya punya tanggung jawab asdos. Kami pun akhirnya sepakat. Mulailah saya bekerja sebagai pengawas, disini banyak pelajaran yang didapat mengenai ilmu lapangan, membaca gambar, membuat laporan, ikut rapat dll. Hal ini membuatku merasa nyaman, karena bergerak ditataran praktis. Lambat laun prioritas pun bergeser dari asdos menuju pengawas, dalam arti saya lebih serius mendalami sebagai pengawas.

Lambat laun kurang semangat deh buat jadi asdos dan belajar bahasa Inggris

Ada Hikmah Lain

Dan ternyata bertambah lamanya saya di Jogja tidaklah sia-sia😀 . Bila diselami hikmahnya , aku bersyukur masih bisa berkontribusi buat organisasi kesayangan dan kebanggaanku JAA, setelah sekian lama vakum menjadi mentor, saya diamanahi untuk membina anggota JAA di program mentoring tiap pekan. Namun kalo ikut kajian-kajiannya (KAKASHI) sudah sangat sulit karena waktu kerjaku sebagai pengawas dari pagi sampe sore , senin-sabtu. Dalam hati terfikir kalo lama-lama saya tidak ikut kajian bisa kering nih Iman. Ide pun datang, di jogja ini kan ada kajian yang waktunya sore, jadi pulang kerja saya bisa saja menyempatkan untuk hadir. Dan pilihan pun tertuju pada Masjid Nurul Ashri, masjid yang belum pernah kusinggahi sebelumnya selama di Jogja, padahal saya pernah diberi amanah untuk mendesain beton bertulang untuk proyek perluasan masjid ini namun tidak dapat kuselesaikan (nyerah), gagal deh buat amal jariyah,hehe. Setelah pertama kali masuk masjid ini saya langsung jatuh cinta gitu karena begitu ramai dan makmurnya. Kuputuskan agar setelah pulang kerja saya bisa rutin ikut kajian di sini. Saya sangat tertarik untuk kajian senin dan rabu, dimana senin diisi oleh ustadz Syatori Abdurouf dan rabu diisi oleh ustadz didik purwodarsono dan Salim A Fillah. Saya merasa sangat beruntung sekali sebelum meninggalkan jogja saya seperti direfresh diberi wejangan oleh ustadz syatori tentang hakikat tujuan hidup dimana digali lewat surat An-nur dalam Al-Quran dan ada juga ustadz didik yang tema kajiannya mengapai keluarga SAMARABA, saya sangat senang sekali karena dapat banyak bekal untuk persiapan jodoh atau keluarga nanti. Mungkin Allah sengaja membuat skenario ini agar di masa transisi antara lulus kuliah dan bekerja ini diisi dengan mempersiapkan kematangan sikap dan ilmu.

Hikmahnya saya masih bisa mengaji bareng Ustadz Syatori dan Ustadz didik yang tentu sangat berharga buat masa depan.

Saya memang harus meninggalkan Jogja
Waktu kerjaku di Jogja akan berakhir di pertengahan desember 2013 yang sekaligus memulai pekerjaan baru saya di Bandung. Dari beberapa bulan bekerja sebagai pengawas alhamdulillah saya sudah bisa belajar mandiri, bekal yang sering ortu kasih saya putuskan untuk berhenti.
Semoga di bandung nanti akan kutemukan ikhwah yang sama-sama menyukai aktifitas dakwah seperti halnya melingkar pekanan, juga kajian pengganti Masjid Nurul Ashri yang sering kukunjungi. Terpaksa saya harus meninggalkan sahabat-sahabat seperjuangan, juga berhenti membina untuk keluarga JAA. Sedih rasanya, JAA yang kuanggap sebagai usroh, pemantik semangat dan motivasi, pendorong untuk berkarya harus kutinggalkan.
yah…..
Selamat tinggal jogja……., kota yang majemuk penuh kenangan,ilmu,  cinta, karya, persahabatan, sehingga saya yakin akan selalu ada alasan untu pulang kembali ke jogja. Semoga saya bisa lebih berkembang dan maju di tempat baru nanti.Aamiin

2 Tanggapan to "Sampai Jumpa Kembali Jogja!"

wah sdh move on dr jogja, skrng d bdng kah mas? smga dikuatkan dn dimudahkn mncari rizki ny. sukses mas.

makasih sdh brkunjung dn mn like post di blog, silahkan berkunjung lg🙂

blog mas jga inspiratif, sy jd banyaj blajar. hehehe

Sama-sama, sy juga terkesan dg postingan2nya mbak hutriani🙂

Iya nih udh pindah dari jogja, memulai petualangan baru. Sy skrg di Bandung di konsultan. terimakasih ya doanya, Aamiin, sukses kembali buat hutriani.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

My Instagram

Menghabiskan petang bersama di @kedaiomgendut ,soda mintnya bikin seger... Bersama mamang beca kota Banjar, sunmor. Dempet2an maklum pant**nya sama2 lebar 😅😅 Pemandangan danau dan pura bedugul dari atas masjid besar bedugul. Disini udaranya dingin dan sering hujan, ibarat lembangnya bandung atau kaliurangnya sleman. #bedugul #bali #keren👍

Terimakasih atas kunjungannya ^^

arsipp

Desember 2013
S S R K J S M
« Nov   Feb »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Blog Stats

  • 176,135 hits

jadwal sholat untuk daerah kasihan-bantul-YKT

Zifa Engineering Consultant

my workplace

pengunjung

free counters

peta

twitter

%d blogger menyukai ini: