fadlyfauzie's Blog

Banjar merindukan Jannah (Taman kota) baru ^^

Posted on: Juni 17, 2012

Taman Alun-alun

Taman Alun-alun

Kalo yang ini adalah taman di pusat Kota banjar, menjadi primadona warga untuk bermain dikala Sore hari atau Minggu pagi.

Taman Parungsari-1

Taman Parungsari-1 (sisi barat)

Nah kalo ini taman andalan para kawula muda. Biasanya penuh ketika Minggu pagi. Konsepnya seperti diceritakan di dalam Al-Qur’an “Jannatin tajri min tahtihal anhar” atau taman-taman yang dibawahnya mengalir sungai-sungai (Citanduy), hehe

Taman Situ Mustika

Taman Situ Mustika

Nah kalo ini taman yang alami, rindang sekali. Ada jogging tracknya. Ada telaganya dimana hasil membendung selokan kecil yang airnya berasal dari bukit. Cocok sekali untuk agenda outbond.

Taman Alun-alun Kec. Langensari

Taman Alun-alun Kec. Langensari

Kalo ini alun-alun ke-2 di Kota Banjar, terletak di kecamatan Langensari. Cukup Besar dan tertata rapi. Warga banyak bermain kesini ketika sore hari.

Taman Parungsari-2

Taman Parungsari-2 (sisi timur)

Bagi para ABG ini menjadi spot yang sering digunakan untuk bernarsis,berfoto-foto.

Banjar, (harapanrakyat.com Edisi 13 Juni 2012),- Sejumlah masyarakat berharap, pemerintah segera melanjutkan pembangunan taman kota sesuai dengan konsep yang telah direncanakan oleh pemerintah. Hal itu terkait dengan penataan dan pemanfaatan eks Lapang Bhakti yang akan dijadikan taman kota untuk memenuhi kebutuhan sarana/ ruang publik di Kota Banjar, yang direncanakan rampung tahun 2012.

Lokasi Pembangunan Taman dan Sport center

Lokasi Pembangunan Taman dan Sport center

Sebelumnya diketahui, bahwa untuk pembangunan tahap awal berupa penataan infrastruktur bawah tanah, yakni resapan air di sekitar kawasan telah selesai dibangun dengan anggaran sebesar Rp.700 juta.

Namun, hingga saat ini masih belum terlihat adanya aktifitas untuk pembangunan lanjutannya. Padahal, masyarakat sangat menantikan terwujudnya taman kota dengan berbagai fasilitas, sehingga kawasan tersebut bisa menjadi pusat aktifitas kebugaran, refreshing, dan sentra bisnis.

Seperti dikatakan Kosim (46), warga Kel/Kec. Banjar. Dia berharap, sebaiknya pemerintah segera menata eks Lapang Bakti menjadi sebuah taman kota sesuai dengan konsepnya.

“Terus terang saja, saya sebagai masyarakat Banjar menginginkan pembangunan tanam kota di bekas lapangan bola ini secepatnya diselesaikan, sehingga di Banjar ini ada lagi tempat hiburan, refreshing atau sekedar nongkrong sambil ngobrol dengan rekan-rekan. Karena katanya taman kota itu nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas. Tapi kapan bisa terwujudnya,” tanya Kosim, Kamis (7/6).

Menurut dia, taman kota merupakan sebuah ruang terbuka yang dapat mengintegrasikan antara lingkungan, masyarakat, dan kesehatan di lingkungan perkotaan.

Selain bermanfaat bagi lingkungan, taman kota juga bermanfaat secara estetis, rekreasi, psikologis, sosial, serta ekonomis bagi masyarakat. “Makanya konsep pembentukan dan peran penting taman kota perlu dipahami oleh seluruh komponen masyarakat,” kata Kosim.

Harapan yang sama juga diungkapkan Euis (35), warga Kel/Kec. Purwaharja. Menurut dia, selama ini tempat yang paling banyak dituju masyarakat untuk refreshing adalah taman Alun-alun.

Namun, apabila lahan bekas Lapang Bhakti itu bisa segera dijadikan taman kota, dirinya yakin keramaian tidak hanya terpusat di Alun-alun saja, baik itu pada sore maupun malam hari.

“Tapi sayangnya pembangunan taman kota tersebut hingga saat ini belum juga dilanjutkan. Masyarakat Banjar ini sangat haus tempat hiburan. Tempat hiburan itu bukan berarti bioskop atau tempat karoke saja, taman kota juga menurut saya merupakan salah satu tempat hiburan,” ujar Euis, Jum’at (8/6).

Pendapat serupa diungkapkan Eman (43), warga Kel. Bojongkantong, Kec. Langensari. Dia mengatakan, jika saja rencana pembangunan taman kota dapat segera terwujud, maka keberadaannya akan menjadi sarana berkumpulnya masyarakat Banjar sendiri, maupun dari luar kota.

Untuk menyampaikan harapan dari masyarakat seperti itu, HR mencoba untuk mengkonfirmasikan kepada Dinas PU Kota Banjar melalui Bidang Cipta Karya. Namun, Kabid. Cipta Karya maupun Kasie. Perencanaan pada bidang tersebut tidak bisa ditemui.

Menurut salah seorang petugas penerima tamu, bahwa pejabat terkait sedang tidak ada di tempat. Karena mereka tidak bisa ditemui, akhirnya HR pun menemui Kabid. PSDA, karena memang ada keperluan juga pada bidang tersebut. Namun sebelumnya HR meminta ijin dulu kepada petugas penerima tamu.

Setelah mendapat ijin, HR masuk ke ruangan Kabid. PSDA. Tetapi, baru saja beberapa detik berada di ruangan itu, HR melihat Kasie. Perencanaan Cipta Karya berjalan keluar dari kantor. Padahal, petugas penerima tamu mengatakan dia sedang keluar/tidak ada di kantor.

Yang jadi pertanyaan, kenapa seorang jurnalis yang akan mengkonfirmasikan sebuah permasalahan secara baik-baik malah seakan-akan dipersulit, tetapi oknum jurnalis yang tidak jelas, dan datang hanya dengan maksud tertentu, artinya bukan untuk kepentingan jurnalistik, justru bisa dengan mudah dilayani.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

My Instagram

Menghabiskan petang bersama di @kedaiomgendut ,soda mintnya bikin seger... Bersama mamang beca kota Banjar, sunmor. Dempet2an maklum pant**nya sama2 lebar 😅😅 Pemandangan danau dan pura bedugul dari atas masjid besar bedugul. Disini udaranya dingin dan sering hujan, ibarat lembangnya bandung atau kaliurangnya sleman. #bedugul #bali #keren👍

Terimakasih atas kunjungannya ^^

arsipp

Juni 2012
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Blog Stats

  • 176,135 hits

jadwal sholat untuk daerah kasihan-bantul-YKT

Zifa Engineering Consultant

my workplace

pengunjung

free counters

peta

twitter

%d blogger menyukai ini: