fadlyfauzie's Blog

[catatan] ‘Hakikat Iman’ ceramah umum dari seorang guru di Unv. Islam Madinah

Posted on: Februari 15, 2012

Rabu, 15 Februari 2012
@ Masjid Kampus UGM

 Judul : “Haqiqotul Iman”, inti pembahasan kedudukan, eksistensi dan keagungan iman
Oleh : Prof.Dr. Abdurrazak (Dosen ilmu aqidah UIM dan pengajar di masjid Nabawi)

Iman adalah ibarat sebuah pohon, memiliki banyak cabang dan sudah pasti akan ada buah yang dapat dipetik. Buah yang menjadi kepastian dari Iman adalah kebahagiaan dunia dan akhirat. Berbeda ketika keimanan sudah menghilang kebahagiaan, ketentraman dunia-akhirat tidak akan bisa didapat. Jadi betapa begitu pentingnya iman sebagai dasar segala dasar. Keimanan akan valid jiga syaratnya terpenuhi , yaitu tidak mencampur adukan keimanan dengan kedzoliman/kesyirikan. Bila Iman ini murni maka Allah akan mengkaruniakan rasa aman dan memperoleh petunjuk-Nya.

Buah dari keimanan tidak bisa dihitung banyaknya. Setiap bencana/musibah tidak akan hilang kecuali dengan keimanan. Seorang mukmin cukup mulia kalau terus-menerus menuntut kebaikan dalam kehidupan, dan dalam kondisi apapun(lapang atau sempit).

Lapang→ dihadapi dengan kesyukuran
Sempit  → dihadapi dengan kesabaran

Keduanya adalah baik karena disikapi dengan baik, hal keduanya sudah pasti akan berbuah pahala. Dan ini semua hanya bisa dilakukan oleh orang mukmin atau orang yang memiliki keimanan. 2 kondisi diatas merupakan suatu keniscayaan bagi orang beriman dimana Alloh akan selalu menguji hambanya tiada lain adalah untuk menaikan derajat manusia dan memberi kebaikan kepada manusia.

Perlu diketahui bahwa nasib seseorang tidak bisa dijadikan patokan keridhoan Allah. Contohnya seseorang diberi rizki yang melimpah, berasal dari keturunan ternama, kesehatan, ketampanan bukan berarti Alloh Ridho atau memuliakannya. Dan orang yang miskin, berasal dari keluarga kecil, sakit-sakitan, jelek bukan berarti Alloh menghinakannya. Semua ini adalah ujian bagi manusia apakah imannya masih kuat atau lemah.

Ibnul Qoyyim pernah bertanya kepada gurunya Ibnu Taimiyah,
-Ibnul Qoyyim :Dari 2 kondisi itu mana yang lebih utama?
-Ibnu Taimiyah : Yang utama adalah yang paling banyak taqwanya
-Ibnul Qoyyim : Kalo sama kuat taqwanya?
-Ibnu Taimiyah : Berarti sama pahalanya

Artinya bahwa tidak ada diskriminasi penilaian Alloh bagi yang diberi kelapangan dan yang diberi kesempitan, keduanya diberi pahala yang besar karena keimanannya[sabar dan syukur]. Namun bila disikapi dengan banyak mengeluh tentu manusia akan mendapat kerugian.

Cukup bagi seorang mukmin : memperoleh sebaik-baik perhiasan karena iman adalah perhiasan dan keindahan.
Dan sesungguhnya pakaian taqwa itu lebih baik.

Ada doa yang bagus :” Ya tuhanku, hiasilah kami dengan perhiasan iman, jadikanlah kami hamba yang mendapat petunjuk dan memberi petunjuk.

Diterangkan dalam suatu hadits : Sesungguhnya iman dapat pudar dalam diri seseorang seperti pudarnya kain pada pakaian.
Artinya, Iman itu bisa berkurang. Iman tidak selamanya naik secara linear karena sifat iman itu fluktuatif bisa naik dan turun. Iman berkurang karena banyak perkara yang destruktif/merusak seperti halnya syubhat dan syahwat. Dan iman akan senantiasa meningkat dengan diiringi keta’atan.

 Cukup bagi seorang mukmin : Telah merasakan di dunia sebaik-baik rasa, yaitu manisnya iman

Dalam suatu hadits dijelaskan bahwa ciri orang yang telah merasakan manisnya iman :

  1. Apabila Allah dan Rasulnya lebih dicintai dari  selainnya
  2. Mencintai seseorang dan benci seseorang karena Allah
  3. Benci pada kekufuran, sebagaimana manusia benci pada neraka

Hakikat iman tidaklah kita bisa mengetahuinya kecuali lewat kitabullah dan sunnah rosul, bukan kepada akal semata. Tidak akan masuk surga tanpa ada keimanan dalam diri manusia.

Keimanan bukanlah filsafat  orang mutakalim ( orang yang berbicara) , atau bukan reka-reka manusia. Akan tetapi merupakan wahyu yang turun dari Allah Subhanahu wa ta’ala. Seperti dijelaskan dalam kitab Al-Qur’an Surah Asysyura ayat 192-195

Berasal dari Allah yaitu lewat kalam Ilahi lewat Jibril, dan menjadi alqur’an
Berasal dari Rasulullah karena wahyu telah masuk ke dalam hati Muhammad, dan menjadi dasar hadits

Berarti hakikat iman adalah Kalam Allah dan Kalam Rasul. Dimana prinsip ini yang menjadi pijakan pandangan Ahlusunnah waljama’ah

Dalam suatu hadits ,Rasulullah bertanya kepada sahabat, “Tahukah iman?” dijawab “Allah dan Rasulnya yang lebih tahu. kemudian Rasul berkata, ” Iman itu adalah syahadat, sholat, dan 1/5 ghonimah(zakat)”.

Sang syeikh kemudian berkata wahai mukmin kembalilah kepada Allah dan Assunnah. Beliau menekankan bahwasanya aqidah yang menjadikan akal adalah sumbernya, maka itu bukanlah termasuk ahlusunnah waljama’ah.

 Dalam Al-qur’an dijelaskan tentang mantapnya keimanan seseorang dengan ciri ketika disebut asma Allah maka bergetar hatinya dan bertambah keimanannya, kemudian dia bertawakal. Itulah orang yang benar imannya.

Berikut adalah ciri2 iman yang ada dalam hadits :

  • Rukun Iman (iman kepada Allah,malaikat,rosul, kitab, hari akhir, takdir)
    Sholat, zakat, 1/5 ghonimah
  • Iman ada 70 cabang, yang tertinggi adalah ucapan La ilaha ilallah, dan yang paling rendah adalah menyingkirkan sesuatu yang membahayakan di jalan, dan malu adalah sebagian dari iman
  • Iman dinyatakan dengan Keyakinan hati, lisan dan perbuatan
  • Tidak mungkin zina, mencuri, khamr dilakukan dalam keadaan iman [iman kuat tidak akan maksiat]. Namun bukan berarti maksiat menghilangkan keimanan, akan tetapi akan menghilangkan kesempurnaan iman. Ada suatu contoh : Ketika seorang wanita keluar rumah dengan berhias diri [tabarruj] maka itu sebenarnya suatu langkah melemahkan iman.
  • Katakanlah aku beriman kepada Allah dan kemudian teguhlah diatasnya[istiqomah]. Niscaya Allah akan memberi karunia jauh dari rasa takut dan sedih.

Sekian paparan syekh yang saya rangkum, sang guru berbicara dalam bahasa arab, dan aku kurang dong,hehe. Alhamdulillah ada penerjemah disampingnya. Jadi yang ga bisa bahasa arab masih bisa mengambil faedah ilmu darinya. Alhamdulillah😀

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

My Instagram

Menghabiskan petang bersama di @kedaiomgendut ,soda mintnya bikin seger... Bersama mamang beca kota Banjar, sunmor. Dempet2an maklum pant**nya sama2 lebar 😅😅 Pemandangan danau dan pura bedugul dari atas masjid besar bedugul. Disini udaranya dingin dan sering hujan, ibarat lembangnya bandung atau kaliurangnya sleman. #bedugul #bali #keren👍 Latar di belakang merupakan wujud optimisme seorang arsitek/seniman dalam ketekunannya membuat patung bertahun2, ibarat seperti proyek mercusuar untuk membuat landmark baru pulau Bali. Ya, inilah [rencana] patung Garuda Wisnu Kencana didesain dengan tinggi 125 m (pedestal 50 m, patung 75 m). Digadang_gadang akan mengalahkan tingginya patung liberty. #GWK

Terimakasih atas kunjungannya ^^

arsipp

Februari 2012
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
272829  

Blog Stats

  • 175,576 hits

jadwal sholat untuk daerah kasihan-bantul-YKT

Zifa Engineering Consultant

my workplace

pengunjung

free counters

peta

twitter

%d blogger menyukai ini: