fadlyfauzie's Blog

Kemanakah para pemuda itu?

Posted on: Februari 8, 2012

 

Dimanakah pemuda itu berada??? aku selalu bertanya-tanya dalam hati. Ini berbicara tentang masjid, dimana saat ini jumlah jama’ahnya semakin berkurang. Entah memang ahlu jama’ahnya banyak yang pindah atau udah tidak semangat lagi. Namun yang pasti generasi tua semakin hari semakin banyak yang meninggalkan dunia. Saya teringat dahulu pas jaman SD setiap sholat maghrib ada sekitar 2-3 shaf, namun yang kutemui sekarang adalah 1-1,5 shaf. Berbicara segmentasi, di masjid daerahku bisa dibilang tidak ada segmentasi, hampir semua adalah golongan tua. Sangat sulit ditemui remaja belasan tahun.

Sungguh prihatin hati ini, melihat kenyataan hampir tidak ada pemuda yang sholat berjama’ah. Untuk sholat maghrib alhamdulillah ,itu adalah waktu dimana paling banyak jama’ahnya. Namun bila menengok sholat fardu lainnya Shubuh, dzuhur, ashar, isya rasanya sangat sulit untuk menggenapkan 1 shaf jama’ah.

Sesungguhnya ketika orang tua lebih sering ke masjid, itu sebenarnya hal wajar seiring bertambah umur, kebijaksanaan, mengisi usia senja dengan taqorrub. Namun akan menjadi hal yang luar biasa ketika yang meladzimi/rajin ke masjid adalah para pemuda.  Karena bukan hal mudah bagi seorang pemuda yang karakternya punya rasa ingin tahu yang tinggi, lagi senang-senangnya mencoba-coba hal baru.

Banyak keutamaan ketika seorang pemuda meladzimi masjid, diantaranya derajat pahala yang lebih tinggi di sisi Allah, akan mendapat jaminan dari Allah berupa naungan di hari akhir, menjadi wasilah, dan memberikan keberuntungan. Pergi ke masjid bisa menjadi barometer keimanan seseorang. Setiap langkahnya berbuah ampunan.

“Tidaklah seseorang bersuci lalu dia melakukannya dengan sebaik-baiknya kemudian dia berangkat menuju ke salah satu masjid melainkan Allah telah menetapkan baginya kebaikan bagi setiap langkah yang diayunkannya, dengannya Dia akan meninggikan dirinya satu derajat, serta menghapuskan darinya satu kesalahan…” (HR. Muslim, nomor 654) 

“… Dan seseorang yang berangkat ke masjid, dia akan selalu berada dalam jaminan Allah sehingga Dia mewafatkannya lalu memasukannya ke surga atau menyerahkan kepadanya pahala dan ghanimah yang diperolehnya. …”(Shahih Sunan Abi Dawud, II/473) 

“Barangsiapa berwudhu di rumahnya kemudian dia mendatangi masjid, maka dia sebagai orang yang mengunjungi Allah, dan merupakan kewajiban bagi yang dikunjungi untuk memuliakan pengunjung-Nya.”(HR. Thabrani, VI/253, nomor 6139 dan 6145). 

Memang bukan hal yang mudah untuk memakmurkan masjid, ketika untuk menggugurkan kewajban sholat saja masih sulit. Semua butuh proses dan waktu, tidak bisa secara instan. Langkah yang harus dilakukan yang pasti adalah menjemput hidayah yang mana tidak bisa turun secara tiba-tiba. Oleh karena itu sebuah ilmu sangatlah diperlukan, kita harus mencari ilmu tersebut. Akan ada banyak cara untuk menggapai ilmu itu , yaitu lewat guru-guru dan juga dimantapkan dengan buku-buku. Saat itulah sebuah hidayah sudah ada di depan pintu.

Ilmu saja belum cukup untuk memantapkan hidayah, ilmu akan tidak berarti ketika jauh dari pengamalan. Tidak semua orang yang sampai ilmu lalu kemudian bisa mengamalkanny. Akan dibutuhkan yang namanya taufiq, yaitu kesadaran untuk mengamalkan suatu amalan. Taufik diberikan oleh Allah kepada siapa saja yang dikehendakinya, akan lebih mudah ketika ilmu tadi tersampaikan kepada hati yang lurus, bukan hati yang sakit.

Ini tidak bisa dipandang sebelah mata, karena ini adalah amalan utama yang bersifat fardu. Seorang lelaki diutamakan sholat secara berjama’ah di masjid kecuali ada udzur syar’i [pribadi sendiri masih belum bisa istiqomah]. Di jaman serba modern dan interaksi manuasia menuntut adanya nama profesionalisme,  terkadang suka muncul batu pengganjal untuk senantiasa sholat berjama’ah. Karena sesungguhnya keutamaan/kewajiban ke masjid bukan hanya ketika di lingkungan sendiri, namun juga ketika kita berada di lingkungan orang lain.

Seorang lelaki yang rajin sholat berjama’ah di masjid lebih baik daripada sholat malam semalam suntuk. Sesungguhnya dengan sholat berjama’ah di masjid kita telah melakukan 2 dimensi ibadah sekaligus, yaitu secara vertikal dan horizontal. Dalam hubungan vertikal kita setor sujud kita, berusaha bertaqorrub setelah melakukan aktifitas, memohon sesuatu kepada Allah. Dari sisi horizontal kita akan senantiasa bertemu dengan ikhwan dalam satu tempat, menjadi tempat rehat setelah bekerja,sekolah dll. Kita akan menjadi mudah untuk mencari seseorang, yaitu dengan datang saja ke masjid.

Disadari atau tidak Sholat berjama’ah di masjid merupakan syi’ar Islam yang utama. Karena akan muncul orang-orang yang tidak ada rasa malu menunjukan identitas keislamannya. Dengan berjalan ke masjid setelah seruan adzan, baju yang rapi ditambah peci. Akan nampak sekali nuansa keislaman suatu masyarakat ketika orang-orangnya ramai ke masjid. Kita juga bisa mengetahui kefuturan(lemah iman) seorang ikhwan/laki-laki dengan melihat sholat berjama’ahnya.

Dimanakah pemuda itu?, sungguh sayang bila melewatkan keutamaan ini. Ingin rasanya ada sebayaku turut pergi ke masjid, dan setelahnya berbincang bersama. Namun itu sepertinya lamunan saja, teman2ku sewaktu kecil entah pada kemana….Dan ingin juga membersamai junior-junior yang masih kecil yang masih mengenyam SD/SMP namun lagi-lagi mereka sulit ditemui. Padahal telah banyak TPA-TPA berdiri, namun kenapa para junior-junior belum juga meneruskan etafeta jama’ah masjid. Saya sangat khawatir melihat masjid di kampungku, bapak2nya udah pada tua, namun penerusnya masih tanda tanya…..dan siapakah yang akan meneruskan imam di masjid ini??

Salah siapa sebenarnya, ketika anak2 sekarang lebih suka nongkrong, bermotor-motoran, pacaran, online, futsal, main game….Sampai kapan hidayah ini sampai kepada mereka untuk segera mengisi shaf-shaf yang masih renggang?

Masih Ingat dulu, ketika aku masih kecil ,lg senang-senangnya main. Dulu aku begitu hobi main bola di lapang kecil. Namun ketika adzan berkumandang kami selalu menghentikan permainan kami. Saat itu ada suatu bapak yang rumahnya dekat masjid, dengan penuh kesabaran membujuk aku dan beberapa teman agar sholat di masjid dengan diiming-imingi akan diberi uang dan es. Berulang kali bapak ini melakukan itu kepada kami dengan memberi uang receh yang mana cukup membuat kami senang. Suatu langkah awal yang bagus sebenarnya dimana saya diperkenalkan untuk sholat berjama’ah selain maghrib yaitu dzuhur dan ashar.

Beramal dengan alasan dunia dipastikan tidak akan bertahan lama. Maka semua harus berawal dari ketulusan hati dan kefahaman ilmu. Alhamdulillah, saat itu saya diperkenalkan dengan suatu majalah Islam, mulai dari sini cahaya Islam semakin menerangi hati ini, namanya majalah ar-risalah. Majalah yang tidak menekannkan pada fikih namun lebih kepada penyadaran diri, tazkiyatun nafs , renungan. Setelah itu saya menjadi tahu akan keutamaan lelaki apalagi yang masih muda untuk meladzimi masjid. Semangat pemuda-ku saat itu berkobar-kobar, karena sejarah Islam membuktikan bahwa kejayaan Islam ini lebih banyak ditopang oleh para pemuda yang punya semangat tinggi.

Saya berharap dimanapun masjid itu berada, agar ada segolongan pemuda yang memakmurkannya. Karena inilah syi’ar Islam yang paling mudah dan murah. Dan semoga yang selama ini rajin ke masjid tetap diberi keistiqomahan lillahi ta’ala ….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

My Instagram

Menghabiskan petang bersama di @kedaiomgendut ,soda mintnya bikin seger... Bersama mamang beca kota Banjar, sunmor. Dempet2an maklum pant**nya sama2 lebar 😅😅 Pemandangan danau dan pura bedugul dari atas masjid besar bedugul. Disini udaranya dingin dan sering hujan, ibarat lembangnya bandung atau kaliurangnya sleman. #bedugul #bali #keren👍

Terimakasih atas kunjungannya ^^

arsipp

Februari 2012
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
272829  

Blog Stats

  • 176,135 hits

jadwal sholat untuk daerah kasihan-bantul-YKT

Zifa Engineering Consultant

my workplace

pengunjung

free counters

peta

twitter

%d blogger menyukai ini: