fadlyfauzie's Blog

Berkumpulnya ADK se-Indonesia

Posted on: November 1, 2011

Suatu hal yang mengejutkan ketika saya ditunjuk LDK UMY lewat dept.humas nya untuk hadir dalam suatu acara akbar. Acara berkumpulnya ADK se-Indonesia atau yang sering disebut FSLDK. Nama kegiatannya sendiri adalah “Saresehan Nasional Aktivis Dakwah Kampus Indonesia”, dilaksanakan 28-30 Oktober 2011.

Ku kira akan ada beberapa orang yang akan didelegasikan makanya aku pun setuju-setuju aja ikutan, tp ternyata saya (ikhwan) cm sendiri, dan akhwatnya jg sendiri. Waduh….kok bisa, sehingga menyebabkan aku banyak celingak-celinguk disana. Tak apalah sendiri juga mungkin karena berasal dari Jogja,hehe…Aku tak sendiri jg sebenarnya karena ketua LDK dari UMY bertugas selaku SC event ini. Setelah difikir lagi, ternyata ini merupakan suatu nikmat dimana akan banyak manfaat yang akan didapat, sekaligus “amanah umat” (kata mba ayu,kadept humas). Memang tidak semua teman2 di JAA berkesempatan bertemu dengan seribuan lebih mahasiswa yang punya idealisme dalam berdakwah.

Akhirnya ku bulatkan untuk berangkat menuju Kampus UGM dimana acara tersebut diselenggarakan. Pada hari pertama saya tidak mengikutinya dari awal (pembukaan), dan baru bisa bergabung jam 5 sore dikarenakan pagi dan siangnya masih ada urusan kuliah dan suatu hal. Ketika tiba disana saya kebagian sesi akhir dari acara seminar ,yah..😦
Setelah itu istirahat cukup lama dari maghrib sampai isya,  biasanya ADK  klo habis sholat pasti tilawah atau mengkaji terjemahan al-qur’an, dan ternyata memang benar Masjid Kampus UGM dipenuhi mahasiswa yang membaca alqur’an…subhanallah. Selain tilawah teman2 jg banyak memanfaatkan waktu ini untuk saling kenalan dan diskusi  dg ADK dari kampus berbeda. Biasanya mereka sharing tentang keadaan atmosfir dakwah di kampusnya masing-masing dan juga memaparkan pengalaman-pengalamannya.

Setelah ISHO dirasa cukup para peserta kembali lagi ke gedung purna budaya, acara selanjutnya adalah pentas budaya. Sesi ini diisi oleh teman-teman dari ISI (Institut Seni Indonesia) dimana mereka menggelar orkestra Islami, membawakan 4 lagu, satu kata buat mereka KEREN!!terlebih baru pertama kali liat konser orkestra,hehe…, selain itu ada juga pertunjukan drama dari teman2 JS ( Jama’ah Shalahuddin). Malam ini panitia benar2 memanjakan para peserta ketika pertunjukan berlangsung disuguhkan beberapa angkringan. Bagi yang dari luar jawa mungkin menjadi hal yang unik dan jarang. Pada hari ini kegiatan ditutup jam 10 malam, para peserta menuju penginapan, beda dengan aku yang harus pulang ke kos.

Pada hari ke-2, tanggal 29 Oktober 2011
Acara diawali dengan sarapan, sekaligus mengikuti seminar kehumasan oleh direktur liputan 6 SCTV, saat itu narasumber(lupa lagi namanya) menyampaikan betapa pentingnya media sebagai alat dakwah mulai dari yang paling berkelas yaitu stasiun TV sampai kelas yang paling merakyat seperti Blog dan media sosial (FB,Twitter). Penggunaan media sosial adalah yang paling mudah dan murah, sehingga apabila setiap ADK menyampaikan 1 ayat saja dan dibaca banyak orang, tentu telah melakukan upaya dakwah.

Selanjutnya diisi dengan kuliah Islam oleh Dr. Adian Husaini, menceritakan tentang peradaban Islam. Pak Adian Menjelaskan bahwa hanya dengan Islam lah suatu bangsa akan beradab, pergerakan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Indonesia juga berdasarkan pengaruh Islam yang penuh adab, bisa terlihat di kalimat2 dalam Pancasila yang mana menggunakan istilah2 Islam bukan hindu dan bukan juga budha. Sejarah membuktikan bahwa yang membuat Indonesia bersatu(nusantara) adalah bahasa melayu dan agama Islam. 2 point inilah yang sering mendapat pertentangan dari non muslim, sampai akhirnya catatan2 sejarah di dunia akademis dibuat samar dimana peran Islam seolah2 sangat kecil. Agar tercipta peradaban Islam maka diperlukan adanya Izzah (percaya diri, tegas terhadap kafir), ciri-cirinya adalah :

  • Dicintai dan mencintai Allah
  • Kasih Sayang sesama muslim
  • Bersikap Izzah terhadap kafir
  • Selalu berjihad di jalan Allah
  • Tak gentar dengan celaan dari kaum yang mencela

Kunci agar memiliki sikap Izzah adalah beriman, memahami Islam sebagai satu-satunya agama wahyu, mengenal sejarah Islam

“Peradaban akan sirna ketika sudah tidak bangga dengan bangsanya sendiri”

Sesi selanjutnya adalah orasa kebangsaan dari bapak Busyro Muqoddas, sebagai ketua KPK saat ini. Apa yang disampaikan kebanyakan membahas tentang kepemimpinan Nasional, dimana para pemuda harus bisa merevolusi kepemimpinan nasonal, dari kepemimpinan yang penuh KKN ke kepemimpinan yang jujur . Pada hakikatnya kita semua dicetak untuk menjadi pemimpin tidak ada dikotomi lagi sebagaimana dalam Al-qur’an dijelaskan. Idealnya seorang pemimpin mempunyai kriteria : amanah, jujur, adil, berani, berjiwa demokratis, berilmu dan berwawasan luas.

foto bareng dengan ketua KPK 

Kemudian setelah shalat Isya dilanjut dengan ceramah oleh ust. Salim A.Fillah. Dalam kajian ini sang ustadz banyak menjelaskan tentang karakteristik unik dari seorang pemuda mulai dari yang negatif sampai positif, namun kedua sisi karakter ini bila dikemas dengan baik, maka sosok pemuda bisa menjadi agen perubahan yang sesungguhnya. Para pemuda harus mempersiapkan diri bermula dari integritas, kemudian akhlak dan kemampuan mengkomunikasikan serta daya dukung intelektual dan fisik. Bagaimana agar pemuda tampil berkontribusi??? yaitu dengan penguatan pada keahlian tertentu , jeli memilih peran sejarah, dan teguh sikap dalam berjuang. Keren pokonya nasihat-nasihatnya selalu dikaitkan dengan teladan para salaf, yah inilah ciri khas ceramah dari ust. Salim, malam minggu itu para peserta begitu antusias mengikutinya meskipun sepertinya sudah pada kelelahan. Dan kajian ini menutup sesi acara untuk hari Sabtu, maka akupun pulang lg ke kos yang jaraknya lumayan 15-20 menitan.

Hari terakhir, Sabtu 30 Oktober 2011

Pada hari ini temanya tentang Palestina pokoknya!! mulai dari orasi sampai konser nasyid penggalangan dana. Musyidnya ada Shoutul Harokah, Izzatul Islam, Fathul Jihad. Setelah menyaksikan konser nasyid ini aku jadi terkagum sama Shoutul Harokah karena pembawaannya betul-betul membawa suasana hati ikut bergetar,menghayati, pokonya beda ketika menyaksikan langsung dengan yang ada di mp3 kita seperti tersugesti untuk selalu bersemangat. Terlepas dari ada hubungannya dengan suatu partai politik tertentu, saya mengapresiasi sekali karya-karyanya mereka. Konser nasyid merupakan puncak dari acara saresehan nasional ADK Indonesia, setelah itu para peserta pulang satu-persatu meninggalkan UGM kembali menuju kampusnya masing-masing.

Ada beberapa hal yang menarik dari acara ini. Diantaranya saya bersyukur bisa bertemu dengan ADK Indonesia yang penuh semangat. Sharing dan tukar pengalaman : saya sempat berdiskusi dengan mahasiswa dari banten, madura, UNJ, Binus. Di tempat ini juga saya bertemu kembali dengan beberapa orang yang ketika bulan desember 2010 ikut di MUNAS FULDKT di Solo. Selain itu dalam satu waktu bisa ketemuan dengan 4 orang mantan ketua IRM beda generasi, dimana sekarang sudah terhimpun sebagai forsalim.

Jogjakarta, 28-30 Oktober 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

My Instagram

Menghabiskan petang bersama di @kedaiomgendut ,soda mintnya bikin seger... Bersama mamang beca kota Banjar, sunmor. Dempet2an maklum pant**nya sama2 lebar 😅😅 Pemandangan danau dan pura bedugul dari atas masjid besar bedugul. Disini udaranya dingin dan sering hujan, ibarat lembangnya bandung atau kaliurangnya sleman. #bedugul #bali #keren👍

Terimakasih atas kunjungannya ^^

arsipp

November 2011
S S R K J S M
« Sep   Jan »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Blog Stats

  • 176,135 hits

jadwal sholat untuk daerah kasihan-bantul-YKT

Zifa Engineering Consultant

my workplace

pengunjung

free counters

peta

twitter

%d blogger menyukai ini: