fadlyfauzie's Blog

SABO KURANGI RESIKO BENCANA

Posted on: September 18, 2011

Indonesia secara geografis terletak pada pertemuan tiga pergerakan atau tumbukan lempeng tektonik dunia, yaitu lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia dan Lempeng Pasifik. Indonesia juga terletak diantara dua benua yaitu Benua Asia dan Benua Australia, serta terletak diantara Lautan Pasifik dan Lautan Hindia. Oleh karena hal tersebut, Indonesia merupakan negara yang rawan bencana alam, antara lain banjir bandang, angin puting beliung, gelombang pasang, gempa bumi, tsunami, gunung berapi meletus dan kekeringan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pekerjaan Umum (PU), Djoko Kirmanto, saat membuka acara Seminar Nasional Penanganan Aliran Sedimen dan Dies Natalis X Program Pendidikan Bencana Di Magister Pengelolaan Bencana Alam Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, beberapa waktu yang lalu di Yogyakarta.

Seminar Nasional dengan tema “Pengelolaan Bencana Sedimen dan Erupsi Gunung Merapi Berbasis Teknologi Mitigasi dan Konservasi Lingkungan” tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Sungai dan Pantai Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PU bekerjasama dengan Magister Pengelolaan Bencana Alam Fakultas Teknik UGM serta JICA yang didukung oleh HATHI dan MSD Network.

Menteri PU menjelaskan bahwa bencana alam yang terjadi pada tahun 2010, seperti banjir bandang Wasior, gempa bumi di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat dan erupsi/letusan Gunung Merapi menyebabkan ancaman aliran sedimen dan banyaknya korban manusia, harta benda, ekonomi, sosial dan dampak trauma kepada masyarakat luas. Oleh karena itu, dalam UU No. 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana telah jelas disebut bagaimana definisi prabencana, tanggap darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi serta bagaimana aplikasinya.

Djoko, menambahkan menurut Pasal 34 UU 24 tahun 2007, prabencana adalah situasi tidak terjadi bencana dan situasi terdapat potensi terjadinya bencana, meliputi; perencanaan penangulangan bencana, pengurangan resiko bencana, pencegahan, pemanduan dalam perencanaan pembangunan, persyaratan analisis resiko bencana, pelaksanaan dan penegakan rencana tata ruang, pendidikan dan pelatihan dan persyarayan standar teknis penanggulangan bencana.

“Salah satu contoh adalah teknologi Sabo yang telah diterapkan dan dikembangkan di daerah gunung berapi untuk mengurangi resiko bencana melalui pembangunan penampungan lahar seperti di kawasan Gunung Merapi, Gunung Kelud, Gunung Semeru dan Gunung Galunggung,” kata Djoko.

Menteri PU mengharapkan dengan adanya peningkatan sumber daya manusia serta faktor-faktor lain, seperti peraturan, pedoman teknis dan lain-lain serta disertai dengan usaha pemberdayaan masyarakat, maka mitigasi tersebut dapat dilaksanakan dengan baik.

Sementara itu, Direktur Sungai dan Pantai Ditjen SDA Pitoyo Subandrio menambahkan bahwa tujuan diselenggarakan seminar ini sebagai sarana berbagi informasi diantara para peserta dalam hal pengelolaan aliran sedimen dan mitigasi bancana sedimen, di samping itu juga untuk mencari solusi yang tepat dan lebih konkret untuk menghadapi permasalahan aliran sedimen dan mitigasi bencana sedimen dalam suatu kerangka sistem terpadu dan berkelanjutan baik dari tingklatan kebijakan maupun operasional sebagai upaya antisipasi dalam pengelolaan bencana sedimen di Indonesia.

Dalam acara ini juga diadakan Launching Buku Teknologi Sabo oleh Direktur Jenderal (Dirjen) SDA Kementerian PU Mochammad Amron dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng ulang tahun ke-10 MPBA-UGM oleh Menteri PU dan Rektor UGM, dan diakhiri dengan jamuan makan malam bersama

Sumber :pu.go.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

My Instagram

Menghabiskan petang bersama di @kedaiomgendut ,soda mintnya bikin seger... Bersama mamang beca kota Banjar, sunmor. Dempet2an maklum pant**nya sama2 lebar 😅😅 Pemandangan danau dan pura bedugul dari atas masjid besar bedugul. Disini udaranya dingin dan sering hujan, ibarat lembangnya bandung atau kaliurangnya sleman. #bedugul #bali #keren👍

Terimakasih atas kunjungannya ^^

arsipp

September 2011
S S R K J S M
« Agu   Nov »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Blog Stats

  • 176,135 hits

jadwal sholat untuk daerah kasihan-bantul-YKT

Zifa Engineering Consultant

my workplace

pengunjung

free counters

peta

twitter

%d blogger menyukai ini: