fadlyfauzie's Blog

Belajar Lebih Susah Ketika Tua

Posted on: Agustus 20, 2011

Mumpung masih muda, giatlah belajar. Agar ketika tua nanti tidak menyesal,” Nasihat ini memang terkesan klasik. Namun cukup terbukti kebenarannya.

Ya, belajar ketika usia bertambah tua memang tidak segampang ketika masih muda. Karena, seiring proses penuaan, otak akan menurun kelincahannya. Salah satu sebabnya adalah factor stress yang sering dialaminya. Demikian sebuah studi terbaru yang dirilis akhir Mei 2011 di Journal of Neuroscience.

Penelitian yang digawangi John Morrison dari Mount Sinai School of Medicine, menyebutkan, stress menyebabkan sel saraf otak menciut dan kehilangan plastisitas (kemampuan untuk membentuk hubungan yang disebut sinapsis). Hasil penelitian para ilmuwan itu memberikan pemahaman tambahan tentang proses penuaan dan mengaa sebagian orang kemampuan berpikirnya berkurang lebih cepat disbanding orang lain.

“Kami menduga sel-sel saraf (otak) berubah karena umur, tapi kehilangan plastisitas sinapsis dalam konteks pengalaman hidup terbukti memberikan implikasi pada penurunan kemampuan berpikir yang terkait dengan umur.” Kata Morrison.

Untuk mengetahui bagaimana stress mempengaruhi kelenturan pada otak, para ahli menggunakan sampel tikus muda, tikus paruh baya, dan tikus tua. Tikus-tikus ini ditempatkan pada sebuah area selama beberapa jam, dalam kondisi yang bisa merangsang keluarnya hormone stress penyebab perubahan sel otak di prefrontal cortex, bagian otak yang dipakai dalam proses belajar.

Tim peneliti itu mengkaji perubahan pada bagian sel otak yang disebut spines yang digunakan untuk membentuk sinapsis. Mereka mendapati adanya perubahan pada spines milik tikus-tikus muda, yang menunjukan bahwa mereka bisa beradaptasi dengan pengalaman yang menimbulkan stress. Sedangkan spines pada otak tikus-tikus paruh baya tidak berubah banyak. Sementara pada tikus tua tidak ada yang berubah. Dari sana disimpulkan , bahwa proses penuaan menyebabkan hilangnya kemampuan otak untuk merespon stress, sesuatu yang sangat penting dalam proses belajar.

“Jadi kami piker ini memberri kita sebuah model kerja yang sangat baik untuk tahu, mengapa bertambahnya usia Anda menyebabkan penurunan kognitif dan kegangguan pembelajaran.” Kata John Morrison

Untungnya meskipun menua, seseorang tidak akan kehilangan keterampilannya dalam melakukan sesuatu. Manusia tidak akan kehilangan sinapsis dan sirkuit-sirkuit yang sangat stabil.

Temuan tersebut bermanfaat untuklebih memahami penyakit Alzheimer. Jika ingin memerangi Alzheimer , maka orang harus melakukan pencegahan sejak dini. Alzheimer adalah penyakit pikun yang banyak menyerang orang-orang berusia senja. Otak penderita akan mengalami penciutan dan kemampuan kerja otaknya menurun drastic sehingga mempengaruhi kemampuan kerja anggota tubuh lain.

Para penderita antara lain akan mengalami kesulitan dalam berbicara, pikun, tidak bisa mengurus dirinya sendiri, sulit untuk berfikir, kehilangan orientasi ruang dan waktu, serta mudah berubah minat, kondisi kejiwaan dan kepribadiannya.

Dari : Majalah Arrisalah, Hidayatullah, livescience.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

My Instagram

Menghabiskan petang bersama di @kedaiomgendut ,soda mintnya bikin seger... Bersama mamang beca kota Banjar, sunmor. Dempet2an maklum pant**nya sama2 lebar 😅😅 Pemandangan danau dan pura bedugul dari atas masjid besar bedugul. Disini udaranya dingin dan sering hujan, ibarat lembangnya bandung atau kaliurangnya sleman. #bedugul #bali #keren👍 Latar di belakang merupakan wujud optimisme seorang arsitek/seniman dalam ketekunannya membuat patung bertahun2, ibarat seperti proyek mercusuar untuk membuat landmark baru pulau Bali. Ya, inilah [rencana] patung Garuda Wisnu Kencana didesain dengan tinggi 125 m (pedestal 50 m, patung 75 m). Digadang_gadang akan mengalahkan tingginya patung liberty. #GWK

Terimakasih atas kunjungannya ^^

arsipp

Agustus 2011
S S R K J S M
« Jul   Sep »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Blog Stats

  • 175,576 hits

jadwal sholat untuk daerah kasihan-bantul-YKT

Zifa Engineering Consultant

my workplace

pengunjung

free counters

peta

twitter

%d blogger menyukai ini: