fadlyfauzie's Blog

Stream system and efflluent system

Posted on: November 26, 2010

Sistem sungai dan air buangan

(Rekayasa Lingkungan)

Sistem sungai (stream system)
  • Dilakukan cek di hilir dimana air pencemarnya merupakan akumulasi limbah buangan dari hulu sampai hilir
  • Kebanyakan dilakukan di Negara-negara berkembang seperti Indonesia
  • Limbah buangan akan terencerkan konsentrasi pencemarnya
  • Nilai pencemaran tergantung besar-kecilnya debit sungai. Bila debit sungai besar maka air limbah lebih encer(konsentrasinya kecil)
  • hulu sungai akan diuntungkan, karena air sungainya relative masih bagus. Sedangkan hilir dirugikan, karena air sungai sudah banyak tercemar karena akumulasi air limbah dari hilir.
  • Cara ini sangatlah murah, karena tidak perlu membuat ipal selagi cek air limbah di hilir pencemarnya tidak melebihi batas aman sungai. Batas aman sungai nilai BODnya ≤10 ppm atau juga ≤20ppm.
Sistem air buangan(effluent system)
  • Air limbah yang keluar dari industry atau domestic dicek dulu kualitasnya di IPAL sebelum di buang ke aliran sungai atau alaut.
  • Kebanyakan sudah dilakukan di Negara-negara maju
  • Tidak dipengaruhi oleh besar-kecilnya debit
  • Hulu dan hilir perlakuaannya sama, tergantung besarnya effluent (konsentrasi pencemar di outlet IPAL)
  • Biayanya mahal, karena harus membuat IPAL. Ini berdampak pada biaya operasional suatu industri.

Kondisi dimana industry atau pemukiman harus membuat IPAL.

[Yaitu ketika air sungai menjadi tidak aman setelah ada limbah buangan. Konsentrasi pencemar tidak wajar]

Kondisi dimana industry atau pemukiman tidak harus membuat IPAL

[Yaitu ketika air sungai masih aman meskipun mendapat  limbah buangan. Konsentrasi pencemar masih wajar]

Karena limbah dinyatakan dengan BOD, jadi sistem ini hanya cocok untuk  menggambarkan limbah domestik dan industri rumahan (biasanya industri makanan), contohnya pabrik tahu.

Berlaku Persamaan kontinyuitas

Berlaku pengenceran

  • Debit satuannya m3/detik.
  • Sedangkan BOD satuannya adalah ppm(part per million), yang berarti 1/1juta bagian.

Biasanya pencemar dihubungkan dengan massanya. Misalnya BOD = 8 ppm, ini artinya 8 gram pencemar berada dalam air yang bermassa 1ton. Untuk mempermudah perhitungan, pembagi dikonversi ke satuan volume dg asumsi 1ton air adalah 1 m3 air. Jadi, 8 ppm =8 gram/m3 atau 8 mg/L.

Bisa disimpulkan,

Bila outlet industry/pemukiman airnya belum aman maka belum tentu harus membuat IPAL karena dengan adanya system sungai dimungkinkan air yang tercemar akan terencerkan oleh sungai yang mana debit airnya lebih besar, sehingga konsentrasi pencemarnya menjadi berkurang.

 

1 Response to "Stream system and efflluent system"

mantap postingannya gan….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

My Instagram

Menghabiskan petang bersama di @kedaiomgendut ,soda mintnya bikin seger... Bersama mamang beca kota Banjar, sunmor. Dempet2an maklum pant**nya sama2 lebar 😅😅 Pemandangan danau dan pura bedugul dari atas masjid besar bedugul. Disini udaranya dingin dan sering hujan, ibarat lembangnya bandung atau kaliurangnya sleman. #bedugul #bali #keren👍

Terimakasih atas kunjungannya ^^

arsipp

November 2010
S S R K J S M
« Okt   Des »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Blog Stats

  • 176,135 hits

jadwal sholat untuk daerah kasihan-bantul-YKT

Zifa Engineering Consultant

my workplace

pengunjung

free counters

peta

twitter

%d blogger menyukai ini: