fadlyfauzie's Blog

Perencanaan Geometrik Jalan (teknik sipil)

Posted on: Oktober 15, 2010

 

geometrik jalan tol

 

Untuk membuat jalan ,diperlukan adanya perencanaan-perencanaan. Bentuk-bentuk perencanaan jalan ada banyak diantaranya : geometrik jalan, drainasi jalan, perkerasan jalan, pertemuan jalan, dan bangunan pelengkap. Nah diantara perencanaan tersebut yang pertama kali dirancang adalah geometri jalannya. Secara arti bahasa geometri mempunyai arti ilmu ukur atau pengukuran. Maka dari itu sebelum benar-benar membuat jalan, seorang engineer harus melakukan survey tempat terlebih dahulu dengan mencari elevasi tiap titik, dan sudut horizontal (aplikasi ilmu ukur tanah). Setelah data lapangan didapat, kemudian data tersebut dikonversi kedalam bentuk peta topografi.

Nah setelah setelah jadi tuh peta, kita udah bisa menganalisis dan merencanakan bagaimanakah bentuk jalan. Dari peta kita bisa tau secara geografis, tentang kelayakan atau tidaknya, mudah atau sukar pengerjaannya, mahal atau ekonomisnya biaya, terhadap daerah itu untuk dilalui jalan.

Secara logika sih jalan yang ideal itu jalan yang lurus,tidak banyak belokan. Dengan begitu jarak tempuh pun menjadi lebih dekat. Namun kenyataan dilapangan itu sulit untuk diwujudkan. Karena di alam sering kita temui obstacles seperti gunung, bukit, sungai, jurang. Hal itu yang memungkinkan bentuk jalan banyak berkelok-kelok.

Sebelum kita beranjak ke perencanaan geometrik jalan, alangkah baiknya kita mengetahui definisi dari jalan.

Menurut Undang Undang No. 13 Tahun 1980

jalan adalah suatu prasarana penghubung darat dalam bentuk apapun, tidak terbatas pada bentuk jalan yang konversional yaitu jalan pada permukaan tanah, akan tetapi juga jalan yang melintasi sungai besar/danau/laut, di bawah permukaan tanah dan air (terowongan) dan di atas permukaan tanah (jalan layang), meliputi segala bagian jalan termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperhitungkan bagi lalu lintas (kendaraan, orang atau hewan).

Dalam pengertian ini tidak termasuk jalan rel (jalan kereta api, jalan lori, dan jalan kabel).

Bangunan pelengkap jalan ,adalah bangunan yang tidak dapat dipisahkan dari jalan, antara lain :

–jembatan,

–lintas atas (overpass),

–lintas bawah (underpass),

–tempat parkir,

–gorong-gorong,

–tembok penahan tanah, dan

–saluran air jalan.

Perlengkapan jalan meliputi:

 

–rambu-rambu lalu lintas,

 

–tanda-tanda jalan (marka),

 

–pagar pengaman lalu lintas,

–pagar dan patok-patok Ruang Milik Jalan,

–patok hektometer dan patok kilometer,

–lampu penerangan jalan,

–lampu pengatur lalu lintas (traffic light)

Bersambung….Ngantuk

1 Response to "Perencanaan Geometrik Jalan (teknik sipil)"

Lanjut Bang ….. Jangan ngantuk….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

My Instagram

Menghabiskan petang bersama di @kedaiomgendut ,soda mintnya bikin seger... Bersama mamang beca kota Banjar, sunmor. Dempet2an maklum pant**nya sama2 lebar 😅😅 Pemandangan danau dan pura bedugul dari atas masjid besar bedugul. Disini udaranya dingin dan sering hujan, ibarat lembangnya bandung atau kaliurangnya sleman. #bedugul #bali #keren👍

Terimakasih atas kunjungannya ^^

arsipp

Oktober 2010
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Blog Stats

  • 176,135 hits

jadwal sholat untuk daerah kasihan-bantul-YKT

Zifa Engineering Consultant

my workplace

pengunjung

free counters

peta

twitter

%d blogger menyukai ini: